saham
5 Saham yang Dijual Pemegang Saham di atas 1 persen Terbesar Dalam Sebulan
Data bulanan pemegang saham di atas 1 persen sudah dirilis. Berikut ini ulasan saham yang dijual oleh pemegang saham di atas 1 persen dalam sebulan terakhir.
saham
Data bulanan pemegang saham di atas 1 persen sudah dirilis. Berikut ini ulasan saham yang dijual oleh pemegang saham di atas 1 persen dalam sebulan terakhir.
saham
BEI menjalankan transparansi yang direkomendasikan MSCI. Hasilnya, DSSA dan BREN, dua saham MSCI Global Standard divonis berstatus high shareholder concentration. Lalu, bagaimana dampak ke depannya?
saham
BUMI mencatat pertumbuhan laba impresif sepanjang tahun lalu, membuka peluang bagi dividen untuk pertama kali di 2026. Kira-kira seberapa menarik dan gimana prospeknya ke depan?
saham
Narasi “Nyawit dulu” mulai masuk akal di tengah mahalnya minyak dan dorongan kedaulatan energi. Paruh kedua tahun ini B50 ditargetkan siap jalan, menurut kalian ini sudah waktunya atau masih terlalu cepat?
saham
BEI mengumumkan rules penambahan free float menjadi minimal 15 persen hingga 2029. Kira-kira, ada saham apa saja, berapa kebutuhan dana, dan efek ke harga saham ya?
makro
Lagi heboh soal isu kenaikan harga BBM mulai April 2026, kejadian ini bikin de javu 2022 lalu waktu perang Rusia-Ukraina, dampaknya merembet ke sektor konsumer-transportasi. Akankah pola yang sama akan terulang saat ini?
saham
Parade rights issue 2026 makin sesak, kami mencatat 20 emiten punya rencana tambah modal. Termasuk didalamnya, ada tambahan lagi enam yang siap gelar aksi korporasi itu, kira-kira siapa saja mereka dan gimana prospeknya?
Data bulanan pemegang saham di atas 1 persen sudah dirilis. Berikut ini ulasan saham yang dijual oleh pemegang saham di atas 1 persen dalam sebulan terakhir.
BEI menjalankan transparansi yang direkomendasikan MSCI. Hasilnya, DSSA dan BREN, dua saham MSCI Global Standard divonis berstatus high shareholder concentration. Lalu, bagaimana dampak ke depannya?
BUMI mencatat pertumbuhan laba impresif sepanjang tahun lalu, membuka peluang bagi dividen untuk pertama kali di 2026. Kira-kira seberapa menarik dan gimana prospeknya ke depan?
Narasi “Nyawit dulu” mulai masuk akal di tengah mahalnya minyak dan dorongan kedaulatan energi. Paruh kedua tahun ini B50 ditargetkan siap jalan, menurut kalian ini sudah waktunya atau masih terlalu cepat?
Solusi ngatur duit yang cerdas
Deretan emiten milik Prajogo Pangestu sudah mulai merilis laporan keuangan sepanjang 2025. Mayoritas hasilnya moncer, kira-kira siapa paling menarik?
Saham PYFA mengumumkan dua aksi korporasi dalam sebulan terakhir. Lalu, bagaimana prospek saham farmasi yang masih tertatih-tatih mengalami kerugian ini?
Saham-saham Grup Bakrie tiba-tiba kompak naik setelah libur panjang, setelah sebelumnya terkoreksi cukup dalam sejak awal tahun. Kira-kira ini tanda mulai bangkit, atau cuma rebound sebentar?
Investasi emas menjadi heboh setelah harganya terus mencatatkan kenaikan signifikan sejak akhir 2024. Lalu, apa aplikasi pilihan investasi emas terbaik dan terpercaya?
Akhirnya ada saham IPO perdana di 2026 setelah hampir 3 bulan berjalan. Kali ini ada saham logistik terintegrasi bernama WBSA, berikut 5 fakta yang harus diketahui sebelum kamu pesan sahamnya.
Saham TOWR menguat signifikan selama dua hari perdagangan terakhir usai merilis laporan keuangan 2025 yang hasilnya menorehkan laba tumbuh 10%. Kira-kira gimana prospeknya ke depan?
Saham yang mencatatkan kenaikan laba bersih hingga 1000-an persen memang terlihat menarik. Namun, bukan berarti saham tersebut layak untuk investasi. Berikut, kami buat analisis 5 saham dengan kinerja laba 2025 yang tumbuh hingga 1000-an persen
Saham bank menjadi salah satu pilihan untuk dividend investing. Selain karena probabilitas laba bersih cenderung naik kecuali ada risiko NPL, tingkat yield-nya juga rata-rata menarik bisa di atas 7 persen. Lalu, apa saja saham bank yang bakal bagikan dividen yield menarik?
Seiring Lebaran yang terus maju dalam kalender Masehi, faktor yang mempengaruhi IHSG juga bergeser, dari pandemi dan kebijakan moneter global hingga ketegangan geopolitik serta kondisi fiskal dalam negeri. Kira-kira gimana geraknya pada tahun ini?
Penasaran nggak kenapa harga saham yang punya siklus dividen rasio jumbo (payout ratio di atas 80 persen per tahun) itu harga sahamnya cenderung lambat atau tren turun dalam 5 tahun terakhir? simak ulasan lengkapnya di ini
IHSG sudah terjun 18 persen lebih dari awal tahun membawanya ke posisi terburuk se-Asia. Banyak saham jatuh, porto investor pun nyangkut. Kira-kira gimana biar tetap waras di kondisi seperti ini?
IHSG lagi terjun payung sejak awal tahun, imbasnya banyak saham nyangkut dalam. Apakah bijak kalau kita mau average down atau lebih baik cut loss saja?