IHSG Makin Solid, Begini Strategi dan 4 Sektor Saham yang Bisa Dilirik
Ada 4 sektor saham yang menarik dilirik dengan melihat deretan momentum ke depannya. Apa saja saham tersebut? simak selengkapnya di sini
Mikirduit – IHSG sudah mulai pulih dari tekanan horor sepanjang dua pekan pertama Juni 2026. Dengan kondisi ini, saatnya untuk mulai akumulasi saham-saham menarik secara fundamental yang berpotensi punya upside ke depannya. Apa saja pilihannya?
Dalam kondisi market crash seperti yang terjadi dalam dua pekan sepanjang awal Juni 2026, analisis apapun akan sulit dilakukan. Pasalnya, semua saham turun dengan kondisi tidak wajar.
Begitu juga ketika market mulai pulih dan semua saham mencatatkan kenaikan, akan sulit menentukan mana saham yang menarik karena semuanya naik.
Namun, dalam kondisi ini, kita bisa menentukan strategi sesuai plan yang ada, yakni trading atau investasi. Jika trading dalam fase recovery tetap harus disiplin dengan target take profit dan stop loss, sedangkan untuk investing, kita perlu melihat forward looking saham yang berpotensi menarik ke depannya. Tujuannya untuk bisa menyeleksi mana saham yang paling menarik untuk jangka menengah.
Ada beberapa hal yang harus diperhatikan ke depannya terkait perkembangan bisnis, kinerja, dan prospek emiten:
- Kenaikan suku bunga bank of Japan yang bisa menjadi turbulensi jangka pendek untuk pasar saham secara keseluruhan.
- Kenaikan suku bunga bank Indonesia dan The Fed akibat kenaikan harga komoditas. Tapi, jika perang berakhir, harusnya suku bunga tersebut tidak perlu dinaikkan.
- El Nino yang akan berdampak terhadap kebutuhan komoditas energi lebih banyak hingga risiko terhadap komoditas perkebunan. Jika ternyata supply komoditas energi yang sempat terganggu karena perang tidak bisa memenuhi demand saat El Nino, ada potensi kenaikan harga komoditas yang cukup tinggi dan poin kedua bisa berlanjut
- Secara internal, ada yang perlu diperhatikan terkait implementasi ekspor satu pintu, APBN 2027 yang akan dipaparkan pada 16 Agustus 2026.
- Harga BBM non-subsidi yang masih penuh ketidakpastian ke depannya mulai akan turun atau tidak
- Penguatan rupiah setelah sempat terjerembab ke Rp18.000-an per dolar AS.
6 poin ini bisa menjadi fokus utama mencari sektor saham yang cukup menarik di tengah hampir seluruh saham mencatatkan posisi salah harga.
Sebenarnya, kami juga sudah merilis saham-saham value investing dengan karakter saham yang kinerjanya masih bertumbuh, tapi harga sahamnya cukup murah, growth investing dengan karakter saham secondliner yang punya ruang pertumbuhan menarik dalam jangka menengah, Contrarian investing dengan karakter saham-saham yang kinerja keuangannya lagi turun dan murah, tapi punya prospek turnaround, serta Dividend Investing mencari saham-saham dividen investing yang cocok untuk jangka menengah panjang.
Kami terus meng-update perkembangannya setiap bulan serta penambahan saham-saham yang dalam perjalanan memiliki potensi upside yang menarik.

Strategi Beli Saat Pasar Saham Mulai Recovery
Dalam kondisi market recovery akan memunculkan perilaku takut ketinggalan kereta. Akhirnya, banyak juga yang berani ALL IN agar mendapatkan eksposure kenaikan pemulihan pasar.
Apakah dengan ALL IN bakal rugi? jawabannya belum tentu. Jika langsung nekat ALL IN di hari kedua IHSG naik, mungkin keuntungannya juga sudah cukup optimal. Namun, itu ada faktor luck terkait momentum lagi terus pulih dengan agresivitas yang tinggi. Tapi, bukan tidak mungkin nantinya ada risiko koreksi untuk konsolidasi pada saat fase pemulihan.
Untuk itu, jika dalam kondisi recovery market, kami tetap menyarankan untuk lump sum bertahap. Jika dalam kondisi market bearish seperti sejak akhir Mei 2026 - Juni 2026, kami saran memperlebar periode frekuensi bisa 8-10 kali masuk. Bahkan, memungkinkan massuk dalam 1-2 minggu sekali jika modal sudah tersedia.
Nah, dalam kondisi market recovery, kami menyarankan bisa mempersempit frekuensi masuk menjadi 3-5 kali. Pembagian modal dibuat sama agar tidak bingung, dan frekuensi masuk bisa 2 minggu - 1 bulan sekali. Kita pantau perkembangan posisi harga untuk masuk setiap 2 minggu atau 1 bulan sekali tersebut.
Spekulasi Saham Konglo atau Fokus Fundamental?
Jawabannya bisa keduanya, dengan tingkat porsi modal yang berbeda. Dengan memperhitungkan tingkat volatilitas yang lebih tinggi di saham konglo, kami menyarankan untuk porsi saham konglo tidak begitu besar. Alasannya, ada di faktor likuiditas dan volatiltias yang cukup tinggi sehingga jika ada risiko bisa diatasi dengan porsi modal yang lebih rendah dari saham investing, sedangkan jika untung bisa tetap terasa karena tingkat volatilitas yang tinggi.
Tapi, jika porsi saham konglo lebih kecil dari investing, berarti nanti cuannya tidak optimal? Yaps, itu adalah konsekuensi dari manajemen risiko yang dilakukan. Toh, dengan tingkat volatilitas-nya yang cukup tinggi, jika perbandingan 70 persen saham investasi dan 30 persen saham konglo, tingkat keuntungan berpotensi masih terasa.

Kalau dilihat saham-saham konglo memang bisa naik sangat agresif dan cepat, tapi masalahnya saham konglo ini agak sulit dianalisis atau ditebak. Bahkan, dengan teknikal maupun bandarmologi sekalipun, kecuali sahamnya yang lagi ada momentum.
Untuk itu, mumpung banyak saham investasi yang murah, kita jadikan momentum cicil karakter saham yang harganya berdasarkan pergerakan fundamental. Lalu, minoritas modal bisa dioptimalkan spekulasi saham konglo. Berapa modalnya? modal di saham konglo bisa dihitung dengan cara, “Jika kamu kehilangan 80 persen dari nilai aset-nya, kamu tidak perlu galau hingga bisa mengubah hidupmu menjadi sengsara”
Untuk kamu yang mau tahu penjelasan detail serta ngobrol langsung terkait saham yang menarik pasca pemulihan pasar, kita bisa ngobrol bareng di Ngopdar Online Edisi Juni 2026

Ngopdar Online Mikirsaham adalah event rutin bulanan untuk para member Mikirsaham Pro, Super, dan Elite. Benefit lainnya, kamu bisa dapat pilihan saham hasil kurasi Mikirduit, Grup diskusi satu arah hingga dua arah, insight saham yang menarik di luar pilihan Mikirduit. Untuk kamu yang belum menjadi member mikirsaham, bisa join sekarang dengan klik di sini.
