Saham PANI Private Placement Lagi di Harga Rp6.875 per saham, masih Bisa ke Rp20.000?
Saham PANI kembali meluncurkan aksi private placement keempat pasca backdoor listing di 2022. Lalu, apakah ada potensi saham PANI kembali melonjak signifikan?
Mikirduit – PANI kembali mengumumkan rencana private placement. Apakah masih ada harapan untuk saham PIK 2 ini ke Rp20.000?
PANI baru saja mengumumkan rencana aksi private placement ke-4-nya yang akan digunakan untuk anak usaha PT Panorama Eka Tunggal dan PT Karunia Utama Selaras. Dalam private placement ke-4 ini, PANI menerbitkan 72,47 juta lembar saham baru dengan harga pelaksanaan Rp6.875 per saham. Dari aksi korporasi itu, PANI akan menghimpun dana segar sekitar Rp498 miliar.
Dalam private placement ini, investor yang memborong antara lain PT Victoria Jaya Abadi dan Providentia Wealth Management Ltd yang disebutkan bukan pihak terafiliasi perseroan. Jika dilihat detailnya, Providentia Wealth Management adalah perusahaan manajemen kekayaan berlisensi resmi di Singapura. Perusahaan ini menyediakan layanan family Office, trust, dan fund structuring untuk klien high net worth.
Sementara itu, kami belum menemukan detail terkait perusahaan PT Victoria Jaya Abadi. Meski begitu, porsi kepemilikan dari dua pemegang saham baru itu di PANI juga sangat minoritas di bawah 1 persen.
Lalu, apa dampaknya ke prospek PANI?
Memahami Aksi Korporasi Private Placement PANI
Sebenarnya, aksi private placement PANI ini adalah aksi korporasi lanjutan yang sudah mendapatkan persetujuan sejak 2024. Kala itu, PANI mendapatkan persetujuan untuk menerbitkan saham baru dengan skema private placement hingga 1,56 miliar lembar.
Sejauh ini, PANI sudah melakukan 3 kali private placement dari persetujuan itu, yakni:
- 19 Agustus 2025 menerbitkan 787,43 juta lembar saham baru dengan harga pelaksanaan Rp5.200 per saham.
- 22 Agustus 2024 menerbitkan 469 juta lembar saham baru dengan harga pelaksanaan Rp5.200 per saham
- 2 September 2025 menerbitkan 20,9 juta lembar saham baru dengan harga pelaksanaan Rp14.350 per saham
Sebelumnya, dari ketiga private placement itu, pembeli saham baru PANI adalah pengendalinya sendiri, yakni PT Multi Artha Pratama. Sehingga baru kali ini, pembelinya di luar afiliasi pengendali.
Setelah aksi korporasi private placement keempat ini, PANI masih bisa menerbitkan saham baru dengan skema private placement sebesar 210 juta lembar lagi.

Peluang Saham PANI ke Rp20.000 Lagi?
Kami menilai peluang saham PANI bisa meroket ke Rp20.000 per saham lagi cukup tipis. Alasannya sederhana, momentum saham PANI terkait backdoor listing dan pengalihan aset sudah selesai. Supply free float PANI juga sudah cukup besar. Per akhir Mei 2026 sudah 15,91 persen atau mencapai 2,88 miliar lembar. Meski, jika dihitung dari pemegang saham di atas 1 persen, jumlah persentase saham yang tersisa sekitar 8,34 persen.
Pemegang saham PANI di atas 1 persen selain pengendali antara lain, RCEP Growth Investment SPC sebesar 2,8 persen, Treasure Venture Investment sebesar 2,78 persen, dan Lat Ya Road sebesar 2,09 persen. Ketiga perusahaan itu bak perusahaan cangkang yang lokasinya ada di Cayman Island dan Virgin Island.
Manajemen PANI pun mengakui kalau free float mereka setelah ada klasifikasi baru turun dari 15 persen menjadi 8 persen. Sehingga, PANI masih membutuhkan penyesuaian free float lebih lanjut lagi untuk mencapai target IDX.
Sehingga, saat ini narasi saham PANI adalah terkait perkembangan bisnis terbarunya. Setelah proyek MICE CBDK sudah rampung, beberapa poin yang jadi perhatian berikutnya adalah bagaimana perseroan membangun ekosistem recuring income tersebut.
Ada beberapa yang jadi perhatian yang bisa jadi momentum jangka pendek untuk PANI jika sudah terealisasi.

Pertama, pembangunan Hotel Hilton PIK 2 yang bisa jadi sumber tambahan pendapatan perseroan, Meski, proyek hotel Hilton ini berpotensi baru rampung pada pertengahan hingga akhir 2027.
Kedua, pembangunan jalan tol KATARAJA (Kamal, Teluk Naga, Rajeg) yang bisa membuat properti PIK 2 yang berada di kabupaten Tangerang memiliki nilai akses lebih besar. Kabarnya, tol ini diperkirakan rampung pada akhir 2026.
Namun, dua sentimen itu tidak cukup kuat untuk mendorong minat beli saham PANI hingga membawanya kembali ke Rp20.000 per saham.
Meski begitu, jika target ke Rp10.000 - Rp13.000 per saham sih masih cukup possible. Nah, dengan posisi harga saham PANI saat ini, apakah sudah menarik?
Kamu Butuh Insight dan Ide Saham Jangka Menengah-panjang hingga Swing Trading?
Dapatkan semua benefit Mikirsaham.com, join sekarang dan dapatkan deretan benefit yang membantumu investasi di saham seperti:
- Stockpick Investing Saham Indonesia (Value, Dividen, Growth, Contrarian) Update per bulan
- Stockpick mid-term (6 bulan - 2 tahun) saham US (NEW)
- Stockpick trading mingguan untuk saham Indonesia
- Insight Saham Komprehensif untuk saham Indonesia, US
- Diskusi lebih nyaman di member area tanpa ada distraksi
- Grup Diskusi WA (terpisah antara saham Indo, US, dan stockpick trading mingguan)
- Hingga konsultasi private dengan founder kami
Langsung langganan dan pilih plan yang sesuai dengan kebutuhanmu sekarang dengan klik di sini
Jangan lupa follow kami di Googlenews dan kamu bisa baca di sini
