Menakar Peluang Kebangkita Saham AMMN, Begini Prospeknya

Saham AMMN mulai bangkit setelah terjerembab lebih dari 40 persen dari awal tahun. Menariknya, momen ini terjadi saat harga tembaga yang erat dengan bisnis AMMN lagi naik-naiknya, apakah ini jadi peluang melirik lagi saham ini? 

Share
saham AMMN

Mikirduit - Saham AMMN sempat menguat lebih dari 20 persen hanya dalam dua hari perdagangan, tren harga juga sudah mulai membaik setelah terjun tajam dari awal tahun. 

Biasanya, secara teknikal ketika harga mulai sideways setelah turun dalam itu jadi momentum akumulasi yang optimal bagi investor. 

Apakah ini artinya bottom sudah terbentuk dan menarik untuk masuk lagi? Mari kita bahas prospeknya lebih detail.

Saham AMMN di 2026 Vs Prospek Harga Tembaga 

Sebelum bahas lebih jauh soal prospek saham AMMN. Kita pahami dulu kondisi saham ini sejak awal tahun yang sudah ambles lebih dari 40 persen. 

Alasannya ada beberapa faktor, tetapi lebih banyak karena faktor jangka pendek saja. 

Pertama, ada permasalahan produksi karena transisi operasi tambang dari fase 7 ke 8 dan penghentian smelter, yang akhirnya membuat laba susut 61 persen yoy pada 2025 lalu. 

Kedua, terseret bubble saham konglo akibat disentil MSCI pada akhir Januari lalu, kemudian kembali tertekan akibat terdepak dari konstituen index global itu pada akhir Mei lalu. 

Menariknya, di balik penurunan harga saham AMMN, harga komoditas acuan tembaga dunia sedang dalam tren naik. Posisi terkini berada di US$6,5 per pound, mendekati level tertinggi sepanjang sejarah.

Harga tembaga naik setelah meredanya tensi geopolitik AS–Iran dan rencana pembukaan kembali Selat Hormuz. 

Turunnya harga minyak juga turut mengurangi kekhawatiran inflasi dan tekanan suku bunga tinggi, sehingga prospek permintaan logam industri seperti tembaga menjadi lebih positif.

Di sisi lain, fundamental tembaga masih kuat karena didorong kebutuhan dari AI, pusat data, kendaraan listrik, dan transisi energi. Menurut Bank investasi Jefferies bahkan memperkirakan dunia akan mengalami defisit pasokan tembaga rata-rata 491 ribu ton per tahun hingga 2030, sehingga harga tembaga berpotensi tetap tinggi dalam jangka panjang.

Berkat prospek tembaga dunia yang masih akan mahal, saham-saham di sektor itu juga menunjukkan gerakan yang seiring, seperti SCCO, FCX, BHP, sampai ETF pemain tembaga dunia, COPX. 

Di sinilah letak saham AMMN jadi kian menarik dilirik, karena posisinya masih tertinggi dibandingkan saham tembaga lain yang sudah naik duluan. Lantas apa saja prospeknya?

13 Saham yang Mau Buyback Saat IHSG Sudah Mulai Pulih
Seiring dengan pergerakan IHSG yang sudah semakin pulih di pekan ini, sejumlah emiten memanfaatkan momentum buyback saham mereka sendiri sebagai bentuk optimisme akan fundamental mereka sekaligus menstabilkan harga saham. Kira-kira siapa saja mereka?

Prospek Produksi Tembaga Melejit 

Menurut kami, kondisi bisnis AMMN sudah jauh membaik. Hal ini terlihat dari kinerja Kuartal I-2026, di mana produksi konsentrat tumbuh lebih dari 100 persen secara tahunan (yoy). 

Pemulihan ini terjadi karena tambang Batu Hijau milik AMMN kini sudah masuk lebih dalam ke Fase 8, setelah pada Kuartal I-2025 produksi sempat rendah akibat habisnya Fase 7 dan tingginya aktivitas pengupasan tanah penutup (waste stripping).

Pada Kuartal I-2026, volume bijih segar yang ditambang melonjak menjadi 38 juta ton, jauh lebih tinggi dibanding sekitar 1 juta ton pada periode yang sama tahun sebelumnya. 

Produksi konsentrat AMMN diproyeksikan melonjak dua kali lipat jadi 900.000 metrik ton kering pada tahun ini. Pasokan yang melimpah dari Fase 8 ini memastikan utilisasi pabrik smelter domestik AMMN bisa berjalan optimal hingga mendekati kapasitas penuh pada tahun 2027. 

Jadi, dengan posisi harga tembaga yang lagi mahal, ditambah volume meningkat, akan menghasilkan kombinasi optimal untuk laba bersih nantinya.

Selain itu, yang menarik dari kadar tembaga dan emas di Fase 8 juga semakin tinggi sehingga menghasilkan lebih banyak konsentrat. 

Dampaknya, cash cost jadi lebih murah, margin keuntungan membaik, dan AMMN berhasil membukukan laba bersih yang solid sebesar US$163 juta pada Kuartal I-2026.

Sebagai catatan, Tambang Batu Hijau Fase 8 bertindak sebagai pemasok utama konsentrat tembaga untuk fasilitas hilirisasi baru AMMN, yaitu smelter tembaga dan pemurnian logam mulia (Precious Metal Refinery/PMR) di Sumbawa Barat. 

Berkat adanya Fase 8, usia operasional tambang Batu Hijau berhasil diperpanjang lima tahun lagi, dari yang awalnya diproyeksikan habis lebih cepat menjadi bertahan hingga 2030. 

Setelah tahun 2030, AMMN masih memiliki stok material (stockpiles) melimpah yang dapat terus diproses di pabrik pengolahan (concentrator) hingga tahun 2033, sebelum nantinya operasional penuh dipindahkan ke deposit Elang pada tahun 2031/2032.

Promo Mikirduit

Tekanan Jual Asing Sudah Makin Mereda 

Beralih ke prospek lainnya, kami menilai tekanan jual di saham AMMN harusnya sudah kian reda. Kenapa? 

Karena efek rebalancing MSCI sudah selesai, sejak kocok ulang edisi Juni selesai pada akhir Mei lalu. 

Risiko outflow sebenarnya masih tetap ada, tetapi kemungkinan tidak akan separah beberapa bulan lalu, tingga menunggu rebalancing FTSE Global Equity Index Series (GEIS) dan MVGDX. 

Prospek Kinerja AMMN 

Prospek menarik lainnya yang menarik adalah laba AMMN diprediksi melonjak signifikan tahun ini, sementara valuasi sudah berada di posisi yang menarik alias murah. 

Melansir Stockbit, laba bersih AMMN pada 2026 akan mencapai Rp18,64 triliun, melonjak lebih dari empat kali lipat dari tahun sebelumnya yang berada di Rp4,10 triliun. 

Valuasi saham AMMN juga mulai terlihat menarik setelah PBV turun ke kisaran 2 kali, level yang mendekati valuasi saat perusahaan melantai di bursa

Dengan kondisi tersebut, rasio risk-reward saat ini berada di sekitar 1,80 kali, yang menunjukkan potensi kenaikan harga masih lebih besar dibandingkan risiko penurunan yang tersisa.

Gimana, kalian sudah mulai tertarik akumulasi saham AMMN atau masih menunggu harga lebih murah?

Kamu Butuh Insight dan Ide Saham Jangka Menengah-panjang hingga Swing Trading?

Dapatkan semua benefit Mikirsaham.com, join sekarang dan dapatkan deretan benefit yang membantumu investasi di saham seperti:

  • Stockpick Investing Saham Indonesia (Value, Dividen, Growth, Contrarian) Update per bulan
  • Stockpick mid-term (6 bulan - 2 tahun) saham US (NEW)
  • Stockpick trading mingguan untuk saham Indonesia
  • Insight Saham Komprehensif untuk saham Indonesia, US
  • Diskusi lebih nyaman di member area tanpa ada distraksi
  • Grup Diskusi WA (terpisah antara saham Indo, US, dan stockpick trading mingguan)
  • Hingga konsultasi private dengan founder kami

Langsung langganan dan pilih plan yang sesuai dengan kebutuhanmu sekarang dengan klik di sini

Jangan lupa follow kami di Googlenews dan kamu bisa baca di sini

💡
Dapatkan Tools Analisis Saham Paling Cocok Untuk Investor Ritel serta Pilihan Saham Indonesia hingga AS dengan AI bersama Investing Pro. Dapatkan Promo Spesial Dari Mikirduit dengan Klik di sini