TLKM, ANTM, dan ACES Tebar Dividen Yield Jumbo, Siapa yang Menarik?
3 Saham ini Memang Menawarkan tingkat dividen yang menarik. Lalu, bagaimana strategi dan potensi ketiga saham tersebut?
Mikirduit – Ada 3 saham yang mengumumkan dividen yang cukup menarik. Ketiga saham itu antara lain, TLKM, ANTM, dan ACES. Jadi, seberapa menarik dividen dan prospek saham tersebut?
Saham TLKM
Manajemen TLKM memutuskan pembagian dividen senilai Rp222 per saham. Jika dihitung, tingkat dividen per saham TLKM dari tahun buku 2025 naik 4,7 persen dibandingkan dengan dividen tahun buku 2024. Padahal, dari segi laba bersih, TLKM lagi mengalami penurunan 20 persen menjadi Rp179 per saham. Dengan begitu, tingkat dividen payout ratio TLM di tahun buku 2025 ini di atas 100 persen dari laba bersih.
Jika melihat komposisi cash dan free cashflow yang berada di Rp37 triliun - Rp39 triliun, pembagian dividen di atas 100 persen laba masih cukup aman.
Catatannya, hal serupa belum tentu terulang di dividen tahun buku 2026. Sehingga pada tahun depan, kita harus memasang ekspektasi dividen TLKM kembali ke area 80 persen dari laba bersih.
Adapun, dengan tingkat dividen tersebut dan asumsi harga per 11 Juni 2026, tingkat dividend yield TLKM sekitar 7,74 persen.
Kami menilai dividen TLKM kurang menarik. Kecuali jika ingin trading hingga beberapa hari sebelum cum-date atau masuk saat pasca ex-date secara bertahap.
Apalagi, TLKM lagi ada kasus dugaan fraud laporan keuangan serta kasus dugaan korupsi pengadaan layanan notifikasi perbankan di BBRI. Jadi, masih ada potensi risiko penekan harga pasca pembagian dividen nantinya.
Jadwal dividen TLKM antara lain 17 Juni 2026 cum-date, 18 Juni 2026 ex-date, dan 10 Juli 2026 pembayarannya.
Saham ANTM
ANTM memutuskan pembagian dividen sekitar Rp209 per saham. Jika dihitung, tingkat dividen ANTM di tahun buku 2025 naik 38 persen dibandingkan dengan tahun buku 2024. Pertumbuhan tingkat dividen itu ada di bawah pertumbuhan laba bersih yang tembus 98 persen menjadi Rp299 per saham.
Hal itu disebabkan oleh ANTM menurunkan tingkat payout ratio dari 100 persen menjadi 70 persen. Dengan tingkat dividen itu dan asumsi harga per 11 Juni 2026, potensi dividend yield ANTM sekitar 7,83 persen.
Apakah tingkat dividen ini menarik?
Hal yang jadi sorotan adalah tingkat volatilitas harga saham ANTM yang cukup tinggi. Kami menilai harga ANTM yang menarik sekitar RP2.000 - RP2.300 per saham. Sehingga dengan posisi harga saham saat ini, mengejar dividen agak kurang menarik.
DI sisi lain, saham ANTM juga menghadapi beberapa risiko, salah satunya terkait ekspor satu pintu untuk batu bara dan mineral. Meski, untuk ekspor nikel ini masih tanda tanya, apakah semua jenis feronikel atau hanya yang tertentu.

Saham ACES
ACES memutuskan bagikan dividen Rp32 per saham dari tahun buku 2025. Tingkat dividen ACES itu turun 3 persen dibandingkan dengan tahun buku 2024. Namun, penurunan tingkat dividen itu masih lebih rendah dibandingkan dengan laba bersih perseroan yang turun 25 persen.
Adapun, ACES memang menaikkan tingkat payout ratio dari rata-rata 65 persen menjadi 82 persen pada tahun buku 2025. Dengan posisi dividen itu dan asumsi harga per 11 Juni 2026, tingkat dividend yield ACES tembus 9,09 persen.
Apakah ini menarik?
Jika ingin mengejar dividen dan mendapatkan dividennya jelas tidak menarik. Tapi, jika ingin mengejar fluktuasi jelang beberapa hari sebelum cum-date mungkin bisa menarik.
Lalu, jika menunggu ex-date agar bisa membeli di harga lebih murah, kami nilai bisa lebih menarik lagi. Timeframe-nya lebih untuk jangka menengah panjang hingga kondisi daya beli masyarakat membaik.
Sehingga, sambil menunggu pemulihan bisa mendapatkan potensi dividen tahun buku 2026 dan capital gain yang atraktif.
Periode pembagian dividen ACES antara lain, 19 Juni 2026 periode cum-date, 22 Juni 2026 periode ex-date, dan 10 Juli 2026 periode pembayarannya.

Kesimpulan
Ketiga saham itu masih memiliki risiko masing-masing seperti TLKM terkait risiko kasus korupsi dan tren pertumbuhan kinerja yang tertekan, ANTM memiliki risiko dari konsolidasi harga emas dan juga ekspor satu pintu, sedangkan ACES memiliki risiko dari potensi daya beli masyarakat yang masih rendah.
Namun, ketiganya juga punya peluang seperti TLKM melalui Telkomsel akan ikut lelang frekuensi jaringan 5G 700 Mhz dan 2,6 Ghz yang akan diumumkan pada Juli 2026, ANTM punya peluang proyek Dragon yang rampung untuk menambah potensi pertumbuhan kinerja, dan ACES mulai mencatatkan pemulihan pertumbuhan laba bersih yang dinilai bisa mencatatkan pertumbuhan positif pada tahun ini.
Lalu, mana yang terbaik?
Kamu Bisa Dapatkan Pilihan Saham Dividen dan Konsultasi Strateginya Langsung dalam Grup Diskusi Bersama Mikirsaham
Gabung dengan Mikirsaham Pro hingga Elite untuk menentukan strategi investasi dan trading saham-mu. Kami memberikan fitur dari pilihan saham value, growth, contrarian, dividend, hingga swing trade mingguan, serta strategi-nya. Kamu juga bisa berkonsultasi via Grup hingga Private serta mendapatkan insight analisis saham terkini.
Join ke Mikirsaham dengan klik link di sini
