Saham KAYU dari Multibagger Jadi Gocap Dalam 10 Hari

Saham KAYU salah satu yang fenonemal sepanjang 2023, harga saham Darmi Bersaudara ini sempat naik 1000 persen dari April - November 2023, tapi keok jadi gocap di akhir tahun 2023. Kok bisa?

Saham KAYU dari Multibagger Jadi Gocap Dalam 10 Hari

Mikirduit – Ada salah satu saham third liner yang tiba-tiba jadi pembicaraan karena menjadi salah satu saham bagger di 2023. Namun, kini harga sahamnya terjun menjadi gocap hanya dalam hitungan 10 hari jelang pergantian tahun ke 2024. Apa yang terjadi dengan saham ini?

Ini adalah saham PT Darmi Bersaudara Tbk. yang sepanjang 2023 sempat mencatatkan multibagger dengan kenaikan sebesar 1.116 persen. Namun, 10 hari perdagangan di akhir  2023, harga sahamnya langsung jatuh ke Rp50 dan sekarang lagi disuspensi. Apa yang membuat saham ini naik untuk tenggelam?

KAYU melakukan IPO padaa 25 Juni 2019, waktu itu mereka menawarkan harga penawaran perdana di Rp150 per saham. Dari IPO, KAYU mendapatkan dana segar Rp22,5 miliar, yang 80 persen-nya digunakan untuk belanja modal, sedangkan sisanya modal kerja. 

Emiten yang bergerak di bidang perkayuan ini dimiliki oleh Nanang Sumartono sebagai pengendalinya. Selain Nanang, ada beberapa pemegang saham di balik KAYU seperti, Muhammad Taufan dan Abdul Haris Nofianto. 

Sebulan setelah listing tepatnya Agustus 2019, saham KAYU sempat meroket sebesar 290 persen menjadi Rp585 per saham. Setelah itu, saham KAYU turus turun dan terbenam di level gocap. Beberapa kali mencoba bangkit ke angka Rp100-an per saham pada akhir 2020 dan awal 2021, tapi saham KAYU kembali terbenam di gocap hingga April 2023. 

Pertanyaannya, memang apa yang menarik dari saham KAYU?

Fundamental Saham KAYU

Secara umum, bisnis KAYU adalah menjual kayu semi furnish atau dalam bentuk log ke pasar ekspor dan dalam negeri. Jika melihat kinerja perseroan di kuartal III/2023, keseluruhan marketnya saat ini ekspor. 

Beberapa pembelinya hingga September 2023 yang di atas 10 persen antara lain China Plaited Products IMP & EXP, dan Seoul Sport. Keduanya berkontribusi 47 persen ke pendapatan perseroan. 

Meski begitu, kinerja perseroan lagi turun cukup dalam di 2023,di mana harga saham perseroan malah multibagger 1.000-an persen. Pendapatan KAYU turun 72,89 persen menjadi Rp5,34 miliar, sedangkan laba bersih turun 53,46 persen menjadi Rp649 juta.

Pertanyaannya, kenapa laba bersih bisa berkinerja lebih baik dibandingkan dengan pendapatan? 

Jawabannya, perseroan mencatatkan kenaikan pendapatan lain-lain sebesar 60,8 persen menjadi Rp2,58 miliar. 

Kenaikan pendapatan lain-lain ini didorong oleh dua pos utama, yakni penjualan barang sisa senilai Rp1,19 miliar dan bunga atas piutang lain-lain senilai Rp825 juta. 

Dari segi risiko utang, perseroan punya utang jangka pendek Rp6,84 miliar. Jika dibandingkan dengan kondisi free cashflow yang negatif, serta kas dan setara kas hanya sekitar Rp379 juta mungkin terlihat berisiko jika ada kejadian tidak terduga. Namun, perseroan punya saldo laba yang belum dicadangkan senilai Rp9,7 miliar atau lebih banyak daripada total utang jangka pendek. Sehingga jika ada kejadian yang membuat bisnis perseroan tidak mendapatkan omzet lebih tinggi dari beban, perseroan masih bisa nutup masalah utang. Tingkat debt to equity ratio (DER)-nya juga sangat kecil sebesar 0,09 kali. 

Jika dilihat dari kinerja keuangan, tidak ada hal yang menarik dari saham KAYU ini,lalau kenapa dia bisa multibagger 1.000 persen sepanjang 2023 dan langsung jatuh ke gocap di 2024?

5 Tanda Saham Bakal Jadi Multibagger Naik Lebih dari 1.000 persen
Siapa yang nggak pengen punya saham multibagger, tapi kamu harus pahami dulu kenapa sebuah saham bisa jadi multibagger di sini ya.

Fakta Saham KAYU Bisa Jadi Multibagger di 2023

Pergerakan harga saham KAYU mulai menanjak sejak April 2023 di mana saat itu pengendalinya, Darbe Putra Makmur mencatatkan penjualan sekitar 1 persen saham perseroan. 

Mulai dari sini ada sekitar 169 transaksi hingga akhir 2023 di saham KAYU dengan total net buy sekitar 1,99 miliar lembar saham KAYU. 

Beberapa pihak yang bertransaksi saham KAYU antara lain, Valent Pratama Purnomo, Wawan Setyawan, Charlianto, Aldo Pratama Purnomo, Lukas Halimanto, dan Erna Dewijulianti. Paling banyak transaksi dan kepemilikan saat ini ada di Aldo Pratama Purnomo dan Wawan Setyawan. 

Siapa mereka? kami pun tidak menemukan data detail pihak yang melakukan transaksi tersebut. Hanya saja, Aldo Pratama Purnomo dan Wawan Setyawan kini menjadi dua pemegang saham di atas 5 persen di luar pengendali KAYU. Aldo memiliki sekitar 21,05 persen saham KAYU, sedangkan Wawan memiliki sekitar 8,55 persen. 

Penurunan harga saham KAYU juga terjadi setelah Aldo Pratama, Wawan Setyawan, dan Lukas Halimanto melakukan aksi jual signifikan sejak awal Desember 2023. Hingga akhrinya dalam 10 hari sebelum tutup tahun, saham KAYU anjlok hingga memulai 2024 menjadi gocap. 

Kesimpulan

Saham third liner seperti KAYU memang rentang bisa melonjak tinggi dan turun cukup dalam. Hal itu disebabkan, likuiditas yang sangat kecil, sehingga ada barang masuk dengan modal Rp100 juta sampai Rp1 miliar bisa menggerakkan harganya. 

Apalagi, seperti kejadian saham KAYU ada beberapa nama investor yang keluar masuk dengan total 169 transaksi jual beli. Hal itu pasti membuat harga saham menjadi lebih cepat naik dan turun. 

Kami menilai dengan posisi Aldo Pratama masih pegang sekitar 20-an persen saham KAYU, ada potensi saham ini akan digerakkan lagi di masa mendatang. Namun, kini saham KAYU lagi digembok oleh BEI. Alasannya karena terjadi penurunan harga saham yang signifikan dalam 10 hari terakhir di 2023 dari harga tertingginya di Rp696 per saham. 

Namun, jika ingin berspekulasi di saham seperti ini dengan alokasi modal yang kecil ya. Dalam artian, jika uangnya nyangkut, kamu tidak mempermasalahkannya, tapi kalau naik ya lumayan. Kamu pernah sempat masuk dan merasakan cuan di saham KAYU?

MEMBURU DIVIDEN DI MUSIM RUPS TAHUNAN? YUK BELAJAR DAN DAPATKAN PILIHAN SAHAM DIVIDEN TERBAIK DI MIKIRDIVIDEN

Kalau kamu beli #Mikirdividen edisi bundling ini, kamu bisa mendapatkan:

  • Update review laporan keuangan hingga full year 2023-2024 dalam bentuk rilis Mikirdividen edisi per kuartalan (HINGGA Maret 2025)
  • Perencanaan investasi untuk masuk ke saham dividen
  • Grup Whatsapp support untuk tanya jawab materi Mikirdividen
  • Siap mendapatkan dividen sebelum diumumkan (kami sudah buatkan estimasinya)
  • Publikasi eksklusif bulanan untuk update saham mikirdividen dan kondisi market

Tertarik? langsung saja beli Zinebook #Mikirdividen dengan klik di sini

Jangan lupa follow kami di Googlenews dan kamu bisa baca di sini