4 ETF yang Memiliki Tingkat Dividend Yield Menarik, Ada yang Mencapai 9 Persen
ETF menjadi alternatif aset yang membuat kita bisa menurunkan risiko volatilitas di satu saham. Lalu, juga membuka peluang investasi di aset komoditas. Jadi, apa 4 ETF dengan yield terbaik dan tersedia di platform Indonesia?
Mikirduit – ETF di pasar modal AS kerap memberikan dividen. Nah, kami mencatat ada 4 ETF dengan tingkat dividend yield menarik secara global yang tersedia di platform Indonesia. Apa saja dan bagaimana detail asetnya?
Jadi, ETF itu semacam reksa dana, yakni fund manager membuat produk dengan underlying ke aset tertentu dari saham, komoditas, hingga obligasi. Nantinya, ETF ini akan bergerak sesuai dengan aset underlyingnya. Salah satunya adalah saham dividen.
Nah, di platform Indonesia, ada 4 ETF yang fokus di saham dividen. Siapa saja mereka, dan bagaimana kinerjanya?
ETF Global X SuperDividend (SDIV)
ETF SDIV ini adalah produk ETF global yang menempatkan dananya di 100 saham dengan imbal hasil dividen tertinggi di dunia. SDIV menawarkan tingkat pembagian dividen bulanan.
ETF ini menawarkan dividend yield terakhir secara historis sekitar 9,28 persen.
Pilihan aset investasinya antara lain di saham-saham seluruh dunia yang mayoritas sebesar 37,18 persen berada di sektor real estate. Selain itu ada:
- Jasa Keuangan 15,79 persen
- Energi 13,42 persen
- Industrial sebesar 9,69 persen
- Consumer Cyclical sebesar 6,12 persen
- Consumer Defensive sebesar 5,05 persen
- Basic Material sebesar 4,67 persen
- Communication Services sebesar 4,09 persen
- Kesehatan sebesar 2,22 persen
- Infrastruktur sebesar 0,96 persen
- Teknologi sebesar 0,83 persen
Adapun, untuk top holding saham ini antara lain:
- TFG-R TB, saham produsen makanan dari Thailand dengan porsi 1,8 persen
- Robert Half Inc. dengan porsi 1,54 persen
- VAR Energi ASA dengan porsi 1,44 persen
- Nordic American Tanker dengan porsi 1,39 persen
- Hoegh Autoliners dengan porsi 1,39 persen
Catatannya, SDIV memiliki tingkat expense rasio cukup besar, yakni 0,58 persen.
Lalu, tren pergerakan harga historisnya turun drastis hingga 66 persen (sepanjang masa sejak 2011 hingga 22 Juli 2026). Jika ditarik sejak 2021, tren penurunannya juga cukup signifikan hingga 38 persen. Namun, dalam 1 tahun terakhir masih naik 4,55 persen.
Penurunan harga tersebut dinilai disebabkan oleh fokus ETF ini hanya mencari saham yang memiliki tingkat dividend yield tinggi. Lalu, hasil dividen juga diberikan kepada investor.
Hasilnya, tidak ada ruang pertumbuhan dana kelolaan dari hasil keuntungan. Apalagi, rata-rata saham dividend yield tinggi memiliki pergerakan yang cenderung sideways. Apalagi, dalam pemilihan sahamnya, ETF ini hanya fokus di saham dengan tingkat dividend yield tanpa mempedulikan fundamental dan prospek bisnis-nya.
ETF ini hanya tersedia di Pluang.
ETF JPM Diversified Interntaional (JPIN)
ETF JPIN adalah ETF yang mengelola saham yang berada di indeks JP Morgan Diversified Factor Internasional Equity Indeks. Pendekatan portofolionya berbasis risiko dengan pemilihan saham multifaktor seperti value, kualitas, dan momentum. Saham yang dipilih adalah saham secara global selain Amerika Serikat.
Sebenarnya, JPIN bukan ETF yang konsentrasi di saham dividen seperti SDIV. Namun, ETF ini menawarkan tingkat yield yang cukup menarik, yakni 4,23 persen dengan expense ratio 0,37 persen. Untuk JPIN, dividen dibagikan setiap kuartal.
Sektor saham utama yang ada di ETF ini antara lain:
- Consumer Staples: 12,7 persen
- Consumer Discretionary: 11,1 persen
- Keuangan: 10,8 persen
- Industrial: 10,7 persen
- Real Estate: 9,6 persen
- Infrastruktur: 9,1 persen
- Kesehatan: 8,8 persen
- Basic Material: 7,9 persen
- Telekomunikasi: 6,8 persen
- Teknologi: 6,3 persen
- Energi: 5,9 persen
Lalu, untuk 5 saham terbesar antara lain:
- OCBC sektor keuangan dari Singapura dengan porsi 0,48 persen
- HSBA sektor keuangan dari Hong Kong dengan porsi 0,47 persen
- BARC dengan porsi 0,46 persen
- Mitsubishi UFJ Finansial dengan porsi 0,45 persen
- Rolls Royce Holding dengan porsi 0,45 persen
Berbeda dengan SDIV, untuk JPIN masih memiliki pertumbuhan kinerja yang positif. Pasalnya, penilaian JPIN dilakukan berdasarkan multifaktor bukan sekadar dividend yield besar seperti SDIV.
JPIN mencatatkan kenaikan 8,57 persen sepanjang 2026 hingga 23 Juli 2026, 14,43 persen dalam setahun terakhir, 18 persen dalam 5 tahun terakhir, 46 persen sejak dilaunching pada 2015.
JPIN tersedia di seluruh platform saham US di Indonesia mulai dari, XTB Indonesia, Pluang, Ajaib Alpha, Nanovest,hingga Gotrade.
Mau mulai investasi saham AS dan ETF? Kamu bisa pilih gunakan 5 aplikasi ini:
- XTB Indonesia bisa mendapatkan bonus maksimal 25 Dolar AS, daftar dengan kode MIKIRDUIT dari link ini
- Pluang bisa berpeluang mendapatkan hadiah hingga Rp1 juta dengan klik link ini
- Ajaib dapatkan hadiah jika join dengan klik link ini
- Nanovest dapatkan bonus Rp40.000 jika join dengan klik link ini
- Gotrade Indonesia berkesempatan untuk dapat hadiah 120 dolar AS dengan klik link ini
ETF Vanguard Internasional High Dividend Yield (VYMI)
ETF VYMI memiliki portofolio saham yang mengacu ke indeks FTSE All-World ex US High Dividend Yield Indeks. Sehingga cakupan wilayahnya adalah pasar saham seluruh dunia kecuali Amerika Serikat.
Meski ETF ini fokus di saham dividen, tapi tingkat dividen yang dibagikan hanya 3,68 persen. Menariknya, expense ratio-nya cenderung rendah hanya 0,07 persen karena mengacu ke indeks secara pasif.
Lalu, VYMI juga akan membagikan dividen-nya setiap kuartal.
Jika dilihat secara sektoral, komposisi saham yang ada di VYMI antara lain:
- Sektor jasa keuangan dengan porsi 43 persen
- Energi dengan porsi 8,2 persen
- Consumer defensive dengan porsi 6,91 persen
- Kesehatan dengan porsi 6,62 persen
- Industrial dengan porsi 6,47 persen
- Basic Material dengan porsi 6,39 persen
- Consumer Cyclical dengan porsi 6,16 persen
- Infrastruktur dengan porsi 5,39 persen
- Teknologi dengan porsi 5,36 persen
- Jasa Telekomunikasi dengan porsi 5,36 persen
- Real Estate dengan porsi 1,12 persen
Adapun, 5 saham yang di-hold terbesar antara lain:
- HSBA (HSBC) dengan porsi 1,77 persen
- NOVN (Novartis) dengan porsi 1,59 persen
- RY (Royal Bank of Canada) dengan porsi 1,58 persen
- ROP.SW (Roche Holdings) dengan porsi 1,57 persen
- NESN.SW (Nestle) dengan porsi 1,44 persen
Selain dividen, dari segi kenaikan harga sahamnya juga cukup menarik. VYMI mencatatkan kenaikan secara year to date hingga 22 Juli 2026 sekitar 13,36 persen, dalam setahun sekitar 25 persen, dalam 5 tahun sekitar 52 persen, Sejak pertama kali diluncurkan pada 2016 sekitar 97 persen.
VYMI ini hanya tersedia di Pluang.

ETF Avantis Internasional Small Caps Value (AVDV)
AVDV adalah ETF yang berinvestasi di perusahaan small caps di luar AS untuk mendorong tingkat keuntungan. Fokus AVDV berinvestasi di saham dengan valuasi rendah dengan rasio profitabilitas tinggi.
Jadi, bisa dibilang, AVDV bukan ETF yang fokus di saham dividen seperti SDIV dan VYMI.
Meski begitu, AVDV mencatatkan tingkat dividend yield sekitar 2,83 persen (cukup besar dari rata-rata ETF) dengan expense rasio sekitar 0,36 persen.
Adapun, saham yang diinvestasikan AVDV berada di sektor:
- Industrial sebesar 22,67 persen
- Basic Material sebesar 20,26 persen
- Consumer cyclical sebesar 15,88 persen
- Jasa keuangan sebesar 13,59 persen
- Energi sebesar 9,06 persen
- Teknologi sebesar 7,6 persen
- Consumer Defensive sebesar 3,67 persen
- Kesehatan sebesar 2,35 persen
- Jasa Telekomunikasi sebesar 2,15 persen
- Infrastruktur sebesar 1,54 persen
- Real Estate sebesar 1,23 persen
Adapun, 5 top holding dari AVDV antara lain:
- ATS.VI (AT & S Austria Tech) sebesar 2,56 persen
- Mitsui Kinzoku Company Ltd sebesar 1,17 persen
- SPM (Saipem) sebesar 0,59 persen
- PRU (Perseus Mining Ltd) sebesar 0,57 persen
- CLIS (Clal Insurance) sebesar 0,56 persen
Secara historis kinerja, AVDV secara year to date hingga 22 Juli 2026 mencatatkan kenaikan sebesar 10,9 persen, dalam setahun terakhir naik 28 persen, dalam 5 tahun terakhir sebesar 63 persen, dan sejak didirkan pada 2019 mencapai 110 persen.
ETF AVDV ini hanya tersedia di Pluang.
Mau Mulai Investasi ETF dan butuh Konsultasi Lebih Detail Untuk Strateginya Mulai dari Rp400.000 per Tahun?
Dapatkan semua benefit Mikirsaham.com, join sekarang dan dapatkan deretan benefit yang membantumu investasi di saham Indonesia dan Amerika mulai dari Rp80.000 per bulan :
- Stockpick Investing Saham Indonesia (Value, Dividen, Growth, Contrarian) Update per bulan
- Stockpick mid-term (6 bulan - 2 tahun) saham US (NEW)
- Stockpick trading mingguan untuk saham Indonesia
- Insight Saham Komprehensif untuk saham Indonesia, US
- Diskusi lebih nyaman di member area tanpa ada distraksi
- Grup Diskusi WA (terpisah antara saham Indo, US, dan stockpick trading mingguan)
- Hingga konsultasi private dengan founder kami
Langsung langganan dan pilih plan yang sesuai dengan kebutuhanmu sekarang dengan klik di sini
Jangan lupa follow kami di Googlenews dan kamu bisa baca di sini
