Hitungan Kasar Cuan BUMI dari 3 Aset Emas, Tembaga, dan Lithiumnya di 2027
BUMI membangun cluster tambang di Australia melalui Wolfram, Jubilee Metals, dan Loyal Metals. Dua aset pertama berpotensi menambah laba hingga Rp300–600 miliar pada 2027, sementara Loyal Metals masih menyimpan risiko eksplorasi dan restart tambang lama.
Mikirduit – PT Bumi Resources Tbk. (BUMI) telah melakukan ekspansi akuisisi tambang tembaga dan emas di Australia sejak 2025 hingga saat ini. Pertanyaannya, bagaimana realisasi dan prospek dari akuisisi Wolfram Ltd., Jubilee Metals, dan Loyal Metals?
Key Takeaways
- Wolfram menjadi aset Australia BUMI yang paling konkret karena sudah mulai berproduksi sejak Mei 2026, dengan estimasi potensi laba bersih sekitar Rp246–509 miliar saat operasional berjalan optimal.
- Jubilee Metals berpotensi menambah laba sekitar Rp80–179 miliar untuk BUMI setelah pabrik pengolahan Croydon rampung, tetapi produksi komersial masih menunggu target penyelesaian fasilitas pada 2027.
- Loyal Metals menjadi akuisisi paling spekulatif karena Highway Reward sudah berhenti beroperasi sejak 2005 sementara aset lithiumnya masih tahap eksplorasi, meski BUMI menargetkan tambang Highway Reward mulai menghasilkan pada tahun kedua setelah akuisisi.
- Mikirduit Masterclass 2026, Wealthverse: Dapatkan bocoran aset paling menarik untuk 2026-2027. Early Bird cuma Rp250.000 (kuota terbatas, amankan seat-mu sekarang juga) dengan klik link di sini
BUMI mengakuisisi tiga aset Australia yang ketiganya berada di Queensland atau North Queensland. Sehingga, BUMI seolah membuat cluster mining Australia di area tersebut. Lalu, bagaimana kondisi tambang yang diakuisisi itu? apakah sudah menghasilkan atau masih dalam fase perjudian dalam eksplorasi?
Perkembangan Wolfram Limited, sudah Mulai Menghasilkan Pendapatan per Mei 2026
Wolfram menjadi aset BUMI terbaru yang benar-benar sudah mulai menghasilkan.
Wolfram punya aset di Mt Carlton Copper-Gold Mine di Northern Queensland. Tambang emas dan tembaga itu sudah sempat berproduksi pada 2012-2023. Kini, tambang itu masuk fase restart lagi di bawah kendali BUMI.
Dalam catatan akuntansi, BUMI membeli tambang Wolfram dengan harga diskon senilai 41,65 juta dolar AS. Dari penilai independen, tambang Wolfram dinilai 51,07 juta dolar AS.
Beberapa tambang yang ada di Wolfram antara lain:
Pertama, Mt Carlton dengan cadangan emas sekitar 183 kilo ounce dan grade 0,63 gram per ton, perak sebesar 5.842 kilo ounce, dan tembaga sebesar 6.687 ton.
Kedua, Crush Creek dengan cadangan emas 125 kilo ounce dengan grade 2,23 gram per ton, serta perak sebesar 446 kilo ounce.
Wolfram juga sudah punya kapasitas pengolahan dengan kapasitas sekitar 960.000 ton bijih per tahun dengan metode flotation dan Carbon in Leach untuk wilayah tambang Crush Creek.
Pertanyaannya, seberapa besar tambang emas, perak, dan tembaga Wolfram itu? jika dibandingkan dengan PT United Tractors Tbk. (UNTR), PT Amman Mineral Internationa Tbk. (AMMN), PT J Resources Tbk. (PSAB), PT Archi International Tbk. (ARCI), PT Merdeka Gold Resources Tbk. (EMAS), skala tambang Wolfram ini cukup kecil.
Jika dibandingkan gabungan cadangan emas di Mt Carlton dan Crus Creek yang diakumulasi punya cadangan emas 308 kilo ounce itu hampir sama dengan tambang di Bakan milik PSAB (425 kilo ounce), yang diambil dari data per akhir 2023.
DI sisi lain, Wolfram disebut sudah mulai produksi pada Mei 2026. Dalam laporan tahunan 2025 BUMI, manajemen menargetkan produksi tembaga sekitar 12.000 - 15.000 ton tembaga ekuivalen.
Catatannya, meski sudah beroperasi di Mei 2026, tapi angkanya belum tercatat dalam laporan keuangan BUMI di kuartal II/2026. Pasalnya, skala pendapatan masih kecil karena baru terhitung sekitar 1 bulan.
Lalu, berapa potensi pendapatan dari Wolfram?
Kami menggunakan beberapa asumsi dari data-data cadangan, target produksi, dan pendukung yang tersedia, serta rata-rata harga jual moderat seperti:
- Recovery seluruh logam: 85-90 persen
- Utilisasi pengolahan: 80-90 persen
- Harga jual rata-rata emas: 3.500 - 4.000 dolar AS per troy ounce
- Harga jual rata-rata perak sekitar 45-55 dolar AS per ounce
- Harga jual tembaga sekitar 5-5,83 dolar AS per pon
- kapasitas pengolahan: 960.000 ton per tahun
- EBITDA margin Wolfram indikatif dari rata-rata tambang di Australia sebesar 35 persen
- Net profit margin indikatif sekitar 23 persen
Dari hasil itu, potensi laba setelah pajak dari tambang Wolfram sekitar 14-29 juta dolar AS atau sekitar Rp246 miliar - Rp509 miliar. (Angka ini bisa lebih kecil pada 2026 karena operasional baru dimulai pada Mei 2026).
Apakah itu angka yang besar bagi BUMI? jawabannya cukup material karena bisa setara 18-37 persen dari realisasi laba bersih BUMI pada 2025.
Namun, asumsi perhitungan itu sangat optimistis dengan perkiraan tambang MT Carlton dan Crush Creek sudah berjalan optimal. Belum lagi, asumsi laba Wolfram juga akan dipengaruhi oleh recovery seluruh logam (jika di bawah 85 persen bisa lebih rendah laba bersihnya), utilitas pengolahan (jika di bawah 80 persen bisa makin lebih rendah laba bersihnya), serta harga jual rata-rata yang dinamis.
Jubilee Metals yang Belum Berproduksi, tapi Sudah Dapat Klien Pembeli Emasnya
Tambang emas kedua yang diakuisisi BUMI di Australia adalah Jubilee Metal, yang punya aset Croydon Gold Project di Queensland.
Croydon Gold Project ini diindikasi memiliki cadangan sekitar 1,3 juta ton bijih atau sekitar 112 kilo ounce, dengan grade emas 2,79 gram per ton. Metode penambangannya open pit dan pengolahan dengan carbon in leach (CIL).
Kronologi BUMI mengakuisisi Jubilee Metals lebih rumit dibandingkan dengan Wolfram. BUMI tidak melakukan akuisisi langsung sebanyak 64,98 persen, tapi melakukan beberapa tahap seperti:
- 6 Mei 2025: BUMI dan Jubilee sepakat konversi piutang senilai 8,5 juta dolar Australia menjadi saham Jubilee sebesar 18,74 persen
- 2 Juli 2025, BUMI membeli 16,5 persen saham Jubilee senilai 5 juta dolar Australia sehingga porsi kepemilikan naik menjadi 35,24 persen
- 8 September dan 28 Oktober 2025: BUMI kembali menambah kepemilikan saham Jubilee dengan kepemilikan naik menjadi 43,93 persen
- 17 Desember 2025: BUMI meningkatkan lagi porsi kepemilikannya di Jubilee Metals menjadi 64,98 persen
Adapun, jika dibandingkan dengan aset tambang emas yang dimiliki emiten di Indonesia hingga Wolfram, sebenarnya skala tambang Jubilee ini sangat kecil. Kelebihannya adalah grade emas-nya cukup tinggi mencapai 2,79 gram per ton.
Selain itu, tantangan dari Jubilee Metals adalah pabrik pengolahan masih tahap konstruksi, sedangkan operasional pertambangannya disebut sudah siap beroperasi, tapi baru akan berjalan setelah pabrik pengolahan rampung.Targetnya, pabrik pengolahan emas itu akan rampung pada 2027.
Dalam operasional di Jubilee ini, BUMI mendapatkan fasilitas pinjaman senilai 10 juta dolar AS dari Glencore Australia Holdings dengan tenor 30 bulan dan bunga SOFR (Secured Overnight Financing Rate) yang saat ini 3,64 persen ditambah 4,5 persen artinya tingkat bunga mencapai 8,14 persen.
Nantinya, setelah berproduksi, hasil olahan di tambang Croydon akan dijual kepada Glencore selama 5 tahun ke depan.
Lalu, berapa potensi pendapatan BUMI dari Jubilee Metals?
dengan menggunakan beberapa asumsi seperti:
- Utilisasi kapasitas yang diperkirakan tembus 250.000 ton per tahun
- Recovery metals sekitar 85-90 persen
Lalu, ketentuan lainnya seperti posisi harga disamakan dengan pembuatan asumsi Wolfram. Hasilnya, BUMI bisa mendapatkan bagian laba bersih dengan porsi kepemilikan 64,98 persen di Jubilee sekitar Rp80 miliar - Rp179 miliar.
Angka ini jelas tidak pasti 100 persen karena akan tergantung tingkat utilitas pengolahan, recovery metals, dan harga jual rata-rata.

Loyal Metals, Aksi Spekulasi BUMI di Tambang Emas Tua, Bonusnya Dapat Tambang Lithium yang Lagi Eksplorasi
Perusahaan tambang emas di Australia yang diakuisisi BUMI paling anyar adalah Loyal Metals, transaksi akuisisinya juga baru dapat persetujuan dari RUPSLB Loyal Metals.
Loyal Metals punya aset utama di Highway Reward Copper-Gold Mine. Secara historis, Highway Reward punya kandungan tembaga dan emas grade tinggi.
Loyal Metals adalah holding company yang memiliki beberapa aset seperti:
- Highway Copper Gold Pty. Ltd. adalah tambang lama yang sudah berhenti operasi sejak Juli 2005. Bahkan, sejak Juli 2005 belum ada eksplorasi yang dilakukan lagi. Angka cadangan terbaru juga tidak tersedia. Hanya saja, secara historis, Highway Copper Gold ini pernah punya produksi 3,65 juta ton bijih tembaga dengan kadar 5,7 persen cuprum, serta 260.000 ton bijih emas dengan kadar 4,5 gram per ton.
- Tambang Trieste Lithium Ltd yang masih eksplorasi
- Tambang American Consolidated Lithium yang masih eksplorasi
BUMI mengakuisisi Loyal Metals senilai Rp1 triliun. Dalam akuisisi itu, BUMI menggunakan dana pinjaman Glencore Australia Holdings senilai Rp958 miliar, dan Rp46 miliar sisanya dari kas internal BUMI.
BUMI menargetkan Loyal Metals melalui tambang di Highway Reward baru mulai menghasilkan pendapatan pada tahun kedua setelah akuisisi, sedangkan untuk tambang lithium masih belum ada tanggal detail terkait target produksi. Saat ini, pihaknya masih melakukan eksplorasi dan evaluasi. Hingga ada data terbaru dari cadangan dan kesiapan operasional baru ada target waktu produksi komersial.

Kesimpulan
Secara kalkulasi, dua aset yang diakuisisi BUMI (Wolfram dan Jubilee) bisa memberikan akumulasi laba hingga Rp300 miliar - Rp600 miliar pada 2027 sesuai dengan kondisi utilitas pengolahan, kadar emas, perak, dan tembaga secara riil, recovery metal, dan harga jual. Artinya, kontribusi dengan mengacu ke realisasi laba bersih BUMI di 2025 bisa mencapai 22 persen - 45 persen.
Lalu, dengan asumsi laba bersih BUMI di 2026 bisa mencapai Rp2 triliun, berarti potensi tambahan laba bersih di 2027 bisa setara 15-30 persen dari proyeksi laba bersih BUMI tersebut.
Pertanyaanya, dengan ruang pertumbuhan dari dua aset tersebut, apakah saham BUMI sekarang sudah murah? untuk hitungan saham BUMI akan menjadi cukup mahal. Dengan menggunakan asumsi akumulasi laba bersih 100 persen di 2026 menjadi saldo laba ditahan senilai Rp5 per saham dan di 2027 senilai Rp7 per saham. Lalu, dengan asumsi PBV wajar BUMI ada di 2,04 kali dari PBV rata-rata 3 tahunnya, berarti harga wajar BUMI di Rp187 per saham (jika dua aset yang baru diakuisisi itu benar-benar menghasilkan).
Mau Diskusi Saham Langsung dengan Founder Mikirduit?
Join Mikirsaham sekarang dan dapatkan benefit:
- Stockpick Investing Saham Indonesia (Value, Dividen, Growth, Contrarian) Update per bulan
- Tools Trading Plan by Sistem (minimal join Mikirsaham Super dan masih tahap Beta)
- Stockpick mid-term (6 bulan - 2 tahun) saham US (NEW)
- Stockpick trading mingguan untuk saham Indonesia
- Insight Saham Komprehensif untuk saham Indonesia, US
- Diskusi lebih nyaman di member area tanpa ada distraksi
- Grup Diskusi WA (terpisah antara saham Indo, US, dan stockpick trading mingguan)
- Hingga konsultasi private dengan founder kami
Langsung langganan dan pilih plan yang sesuai dengan kebutuhanmu sekarang dengan klik di sini
Jangan lupa follow kami di Googlenews dan kamu bisa baca di sini

