Ramalan Dividen 2023 Bank Besar, Siap-siap RUPS di Maret

Temukan saham bank besar dengan potensi dividen tertinggi di RUPS tahunan pemegang saham 2023. Dapatkan informasi terbaru mengenai dividen payout ratio dan proyeksi total dividen dari BBCA, BBRI, BMRI, dan BBNI.

Ramalan Dividen 2023 Bank Besar, Siap-siap RUPS di Maret

Mikir Duit - Emiten bank besar siap-siap rapat umum pemegang saham tahunan yang artinya bakal tebar dividen di Maret 2022 nanti. Siapa yang kira-kira bakal kasih dividen paling besar ya?

PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) mengumumkan bakal melakukan RUPS pada 16 Maret 2023. Jadi penasaran, dengan pertumbuhan laba bersih yang fantastis, siapa saham big bank yang bagi dividen terbesar?

Bank Central Asia (BBCA)

Dividen payout ratio BBCA cenderung selalu naik setiap tahun lho. Bahkan, saat pandemi Covid-19, BBCA menaikkan porsi dividen sebesar 48,2 persen dari laba bersih, dibandingkan dengan sebelumnya 47,9 persen.

Jika dividen payout ratio yang dibagikan pada 2022 sebesar 56,9 persen.Kita asumsikan, dividen payout ratio BBCA di 2023 bisa 60 persen dari laba bersih.

Dengan laba bersih senilai Rp40,7 triliun, berarti total dividen yang dibagikan sebanyak Rp24,42 triliun.

Lalu, BBCA sudah bagikan dividen interim senilai Rp4,31 triliun di akhir 2022. Artinya, total dividen yang berpotensi dibagikan pada Maret 2022 nanti senilai Rp20,11 triliun atau Rp163,13 per saham. Dividen per saham itu lebih tinggi 35,94 persen dari pembagian di tahun lalu.

Jika dihitung dengan harga penutupan 17 Februari 2023, dividen yield BBCA pada 2023 sebesar 1,86 persen.

Bank Rakyat Indonesia (BBRI)

BBRI membagikan 85 persen laba bersihnya sebagai dividen final pada 2022. Dengan asumsi, dividen payout ratio tahun ini juga sama seperti tahun lalu, berarti total dividen finalnya senilai Rp43,69 triliun dari pencapaian laba bersih Rp51,4 triliun.

Lalu, BBRI juga membagikan dividen interim senilai Rp8,63 triliun pada akhir 2022. Artinya, total dividen yang siap dibagikan di Maret atau April 2023 senilai Rp35,06 triliun atau setara Rp232 per saham. Dividen per saham itu lebih tinggi 33,22 persen dari tahun lalu.

Jika dihitung dengan harga penutupan pasar 17 Februari 2022, dividen yield BBRI dengan asumsi dividen per saham itu senilai 4,75 persen.

Bank Mandiri (BMRI)

Bank Mandiri membagikan 60 persen laba bersih 2021 di tahun lalu. Dengan asumsi dividen pay out rationya tetap 60 persen, berarti total dividen yang dibagikan pada tahun ini senilai Rp24,7 triliun.

Berarti, setiap pemegang saham akan mendapatkan senilai Rp529,33 per saham. Jumlah dividen per saham itu lebih tinggi 46 persen dari dividen per saham tahun lalu.

Jika dihitung dengan asumsi penutupan harga saham BMRI di 17 Februari 2023, tingkat dividen yieldnya sebesar 5,13 persen.

Bank Negara Indonesia (BBNI)

BBNI memiliki dividen payout ratio paling kecil, yakni sebesar 25 persen dari total laba bersih pada 2022. Jika kita asumsikan dividen payout rationya sama dengan tahun lalu, berarti total dividen BBNI di 2023 nanti senilai Rp4,57 triliun.

Berarti, dividen per saham BBNI di 2023 berpotensi senilai Rp245,48 per saham. Nilai itu lebih tinggi 67 persen dibandingkan dengan tahun lalu.

Jika dihitung dengan asumsi penutupan pasar 17 Februari 2023, berarti dividen yield BBNI sebesar 2,64 persen.

Kesimpulan

Jika dilihat secara proyeksi dividen yield dari asumsi total dividen di atas, berarti BMRI yang memberikan tingkat dividen yield yang tinggi.

Adapun, BBCA memiliki dividen yield terendah 1,86 persen.

Setelah mengetahui ini semua, apa nih saham big bank yang mau kamu buru dividennya?


Disclaimer: Artikel ini tidak mengajak kamu membeli atau menjual salah satu saham. Artikel ini hanya memberikan informasi yang bisa jadi pertimbanganmu untuk membeli atau menjual sebuah saham. Investasi saham memiliki risiko yang harus ditanggung oleh diri sendiri.