Lonjakan Saham AMMN, Rumor Menuju Fast Entry ke Indeks Global?

Saham AMMN melonjak hingga ditetapkan UMA oleh BEI. Kira-kira apa yang mendorong kinerja saham AMMN kinerja semester I/2023 yang fenomenal atau ambisi masuk fast entry indeks global?

Lonjakan Saham AMMN, Rumor Menuju Fast Entry ke Indeks Global?

Mikirduit – PT Amman Mineral Tbk. (AMMN) merangsek jadi 10 saham dengan kapitalisasi pasar terbesar di BEI. Bahkan, AMMN menyalip PT Astra International Tbk. (ASII) dan PT Telkom (Persero) Tbk. (TLKM). Memang sebagus apa prospek AMMN?

Sepanjang 2023, harga saham AMMN sudah naik sebesar 213 persen. Ya, ini bukan saham IPO dengan kenaikan tertinggi, toh harga saham PT Pelita Teknologi Global Tbk. (CHIP) masih menjadi yang saham IPO dengan kenaikan tertinggi sebesar 880 persen sejak listing di BEI.

Namun, pola kenaikan AMMN ini unik. Saham yang juga kolaborasi antara Grup Medco dan Salim itu baru naik setelah beberapa bulan IPO, bukan langsung auto rejection atas (ARA) berjilid-jilid saat awal IPO. Langsung banyak yang bertanya-tanya, bagaimana prospek saham AMMN?

Rumor Masuk Indeks Global

Saat ada rebalancing indeks global seperti MSCI, banyak cerita (yang ngarang banget pastinya) yang memperkirakan AMMN menjadi salah satu saham yang masuk ke MSCI.

Namun, riset CGS CIMB langsung mengoreksi peluang AMMN masuk indeks global, termasuk FTSE. Sebelumnya, riset CGS CIMB memperkirakan AMMN bisa masuk ke indeks global itu lebih cepat dengan jalur fast entry, tapi ternyata ada ketentuan khusus yang membuatnya menjadi lebih sulit.

BACA JUGA: Efek Saham Masuk MSCI, Bisa Naik-Turun Setinggi dan Sedalam Ini?

MSCI dan FTSE memang membuka jalur cepat untuk saham-saham IPO masuk ke indeks tersebut, tapi dengan syarat ketentuan khusus. Jika memenuhi syarat khususnya, dalam 3-12 bulan setelah IPO, sebuah saham bisa masuk ke indeks global tersebut. Beberapa saham yang bisa memenuhi ketentuan khusus dari MSCI dan FTSE antara lain, Zomato dan beberapa saham berkapitalisasi pasar kecil. [Kami belum menemukan formula bisa lewat jalan cepat masuk indeks tersebut].

Namun, bagi AMMN, untuk bisa masuk jalur cepat ke MSCI atau FTSE membutuhkan kenaikan harga lebih cepat lagi. Seperti, AMMN harus bisa naik tembus Rp5.750 per saham pada Oktober 2023 sehingga bisa masuk rebalancing MSCI pada November 2023. Lalu, jika ingin masuk FTSE, harga saham AMMN harus bisa naik hingga Rp4.160 per saham yang secara teoritis disebutkan bisa terjadi pada Februari 2024. jika mencapainya, AMMN siap masuk FTSE pada Februari 2025.

BACA JUGA: Efek Saham Masuk Indeks FTSE? Bisa Meroket ke Bulan?

Dengan melihat harga saham AMMN saat penutupan 11 September 2023 mampu tembus Rp5.500 per saham. Apakah artinya ada indikasi gerakan untuk mendorong harga saham bisa mencapai ketentuan fast entry di MSCI pada Oktober 2023? jika iya ada potensi harga saham lanjut naik hingga AMMN benar-benar masuk MSCI pada November 2023. Namun, perkiraan ini masih sangat fluktuatif.

Dapat Izin Ekspor Konsentrat Tembaga Lagi

AMMN melalui anak usahanya, PT Amman Mineral Nusa Tenggara disebut telah mendapatkan izin ekspor 900.000 wet ton konsentrat tembaga sejak 24 Juli 2023 hingga 31 Mei 2024. Izin ekspor konsentrat tembaga itu diberikan setelah Kementerian ESDM mengeluarkan rekomendasi persetujuan ekspor hasil pengolahan mineral kepada anak usahanya tersebut sebagai landasan bagi izin ekspor dari Kemendag.

Dengan begitu Amman Nusa Tenggara bisa kembali mengekspor konsentrat tembaga yang bisa meningkatkan penjualannya setidaknya hingga Mei 2024.

Adapun, dengan perkembangan smelter AMMAN sampai akhir Juni 2023 sudah mencapai 58,5 persen. AMMN akan mendapatkan bea keluar ekspor sebesar 10 persen. Namun, efek dari izin ekspor ini diperkirakan baru terlihat di kuartal III/2023.

Menakar Prospek Kinerja AMMN

AMMN mineral bisa dibilang menjadi kompetitor utama dari PT Merdeka Gold Copper Tbk. (MDKA). Produksinya hampir sama, yakni terkait tembaga dan emas. AMMN memiliki dua tambang tembaga dan emas, yakni batu hijau dan elang.

Tambang batu hijau adalah tambang tembaga terbesar kedua di Indonesia, sedangkan tambang elang masih dalam tahap eksplorasi dan diharapkan menjadi salah satu cadangan tembaga dan tambang besar di dunia.

Salah satu proyek besar AMMN yang juga menjadi salah satu tujuan penggunaan dana IPO adalah menyelesaikan proyek smelternya pada 2024. Smelter konsentrat tembaga itu akan memiliki kapasitas sebesar 900.000 ton konsentrat tembaga per tahun. Nantinya, smelter ini diharapkan bisa beroperasi pada 2025.

Nantinya, Smelter ini diprediksi akan mengubah AMMN menjadi perusahaan tambang terintegrasi sehingga bisa memproduksi kadota tembaga hingga emas dan perak batangan. Ke depannya, AMMN berencana meningkatkan kapasitas pabrik pengolahan bijinya menjadi 85 juta ton per tahun untuk menyerap bijih tambahan dari tmabang fase 8 dan Elang.

Tambang Elang akan menjadi masa depan bagi AMMN. Pasalnya, tambang Batu Hijau yang menjadi andalan saat ini kemungkinan bisa beroperasio sampai 2030. Jadi, tambang Elang diharapkan sudah masuk ke periode eksploitasi pada 2031 hingga 2046.

Sayangnya, kami sangat buta dengan kinerja keuangan AMMN. Penyebabnya, sejak IPO hingga saat ini AMMN belum merilis laporan keuangan hingga semester I/2023. Dalam keterbukaan informasi, AMMN lagi limited review dan akan merilis laporan keuangan semester I/2023 paling lambat 30 September 2023.

Namun, jika melihat kinerja hingga 2022, AMMN mencatatkan kinerja keuangan yang sangat fantastis.

AMMN mencatatkan penjualan tumbuh 117 persen menjadi 2,83 miliar dolar AS. Kenaikan penjualan itu didorong dari kebangkitan pendapatan dari emas yang tumbuh 354 persen menjadi 1,22 miliar dolar sehingga porsi kontribusinya hampir imbang dengan pendapatan tembaga.

Dari segi laba bersih, AMMN tumbuh lebih agresif sebesar 244 persen menjadi 1,09 miliar dolar AS.Laba bersih 2022 melejit tinggi juga ada dorongan dari kenaikan bagian laba dari entitas asosiasi dan ventura bersama sebesar 60 persen menjadi 16 juta dolar AS. Lalu, adanya penurunan amortisasi kerugian yang belum terealisasi atas transaksi entitas asosiasi menjadi hanya 6,75 juta dolar AS.

Dengan peforma tersebut, tingkat gross profit maupun net profit margin AMMN melejit. Misalnya, Gross profit margin naik menjadi 57 persen dibandingkan dengan 50 persen pada periode sama tahun sebelumnya. Net profit AMMN lebih ngebut lagi setelah naik 38 persen dibandingkan dengan 24 persen pada periode sebelumnya.

Dari sisi arus kas operasional, lonjakan pendapatan itu membuat AMMN memiliki sekitar 990 juta dolar AS dalam bentuk kas operasional.

Lalu, dari sisi utang, AMMN juga mampu menurunkan tingkat utangnya. Hal itu terlihat dari rasio debt to equity rationya yang turun menjadi 0,49 kali dibandingkan dengan 0,73 kali pada periode sebelumnya.

Kesimpulan

Jadi, ada beberapa asumsi kenapa harga saham AMMN bisa terus terbang ke depannya. Beberapa penyebabnya antara lain:

  • Ada ambisi membawa AMMN masuk ke indeks global seperti MSCI dan FTSE yang dalam jangka pendek bisa mengerek harga sahamnya lebih tinggi lagi.
  • Prospek kinerja AMMN yang bisa jadi lebih oke karena sudah dapat izin ekspor konsentrat tembaga pada Juli 2023 hingga Mei 2024.

Sayangnya, kami tidak memiliki data yang kuat terkait realisasi kinerja AMMN di 2023. Hanya ada data di prospektus IPO yang menuliskan hingga Februari 2023 yang kami nilai tidak terlalu valid untuk dihitung.

Salah satu kekhawatiran kami dari AMMN secara kinerja keuangan ada normalisasi dari lonjakan signifikan pada 2022 kemarin. Namun, melihat ada potensi konsentrat tembaga harusnya pendapatannya bisa terjaga dari segi persentase pertumbuhan.

Sehingga kinerja AMMN berpotensi tertekan pada 2024 atau 2025. Namun, tetap saja, posisi harga saat ini sudah terlalu tinggi dan sangat berisiko untuk baru masuk sekarang.

Dalam riset Samuel Sekuritas, saat posisi harga AMMN sesuai dengan harga penawaran IPO-nya di Rp1.695 per saham, secara price to earning (PE) yang sebesar 7,4 kali itu lebih murah daripada rata-rata industrinya. PE AMMN terdiskon 17,7 persen. Namun, EV/EBITDA AMMN cenderung mahal sebesar 5,2 kali atau 3,6 persen di atas rata-rata industri.

Artinya, posisi harga AMMN saat ini sudah super mahal. Kecuali jika ingin trading jangka pendek jelang Oktober, saat pengumuman rebalancing MSCI maupun awal tahun saat FTSE. Harga saham AMMN berpotensi bangkit lagi.

Kamu sudah punya AMMN atau cuma jadi penonton doang?