Danantara dan ENRG Investasi di Perusahaan Migas AS yang Produksi Minyaknya Lagi Turun
ENRG dan Danantara masuk ke saham preferen HighPeak Energy. Potensi dividennya menarik, tetapi penurunan produksi dan beban pendanaan HPK perlu dicermati.
Mikirduit – Kisah Grup Bakrie dengan Danantara makin erat, setelah memberikan funding ke PT Vktr Teknologi Mobilitas Tbk. (VKTR). Terbaru, Danantara bersama PT Energi Mega Persada Tbk. (ENRG) kompak berinvestasi saham preferen di perusahaan hulu migas Amerika Serikat, HighPeak Energi Inc. (NASDAQ: HPK) Lalu, bagaimana prospeknya?
Key Takeaways
- Danantara dan ENRG berkomitmen menginvestasikan total US$450 juta pada saham preferen HighPeak Energy. Instrumen ini menawarkan dividen bertahap serta hak konversi menjadi saham biasa dengan harga awal US$9,50 per saham.
- HPK memiliki margin operasi lapangan yang menarik, tetapi kinerja semester I/2026 masih tertekan. Volume penjualan turun 10,7% dan perusahaan merugi US$45,17 juta, dengan tekanan utama dari kerugian derivatif serta beban bunga.
- Investasi ini berpotensi memberikan dividen bruto awal US$12 juta per tahun kepada ENRG. Namun, manfaat bersihnya bergantung pada biaya pendanaan dan kemampuan HPK membayar dividen serta mempertahankan produksi.
- Cek pilihan saham investasi dengan perhitungan yang jelas antara peluang dan risiko, join Mikirsaham dengan klik link di sini
Danantara mengumumkan investasi di HighPeak Energi senilai 250 juta dolar AS atau Rp4,48 triliun dalam bentuk saham preferen konvertibel secara bertahap.
ENRG juga berinvestasi di HPK senilai 200 juta dolar AS (sekitar Rp3,6 triliun) dalam bentuk saham preferen konversi.
ENRG dan Danantara membeli saham preferen dengan harga 1.000 dolar AS per saham preferen. Sehingga Danantara dan ENRG masing-masing bisa menominasikan satu anggota board HighPeak. Nantinya transaksi ditargetkan selesai pada kuartal IV/2026.
HPK akan menggunakan dana dari penerbitan saham preferen itu untuk melunasi utang senilai 1,17 miliar dolar AS.
Keuntungan Danantara dan ENRG membeli saham Preferen HPK adalah berpotensi mendapatkan dividen. Jadi, Danantara dan ENRG akan mendapatkan dividen sekitar 6-10 persen dengan kenaikan bertahap. Simulasinya seperti ini:
- 2 Tahun pertama sebesar 6 persen
- 2-5 tahun: 7,5 persen
- 5 tahun setelahnya: 10 persen
Dari perhitungan ini, ENRG akan mendapatkan pendapatan 12 juta dolar AS per tahun di dua tahun pertama, 15 juta dolar AS di periode berikutnya, dan 20 juta dolar AS setelah tahun kelima.
Namun, skema dividen itu bisa menjadi tidak tunai jika HPK menginginkan hal tersebut. Nantinya, skema dividen bisa menjadi non-tunai dengan adanya perbedaan return 1,5 persen dari dividen tunai. Lalu, skema pembayaran dividen non-tunai akan diakumulasi di akhir saat periode buyback.
Jika nantinya saham preferen Danantara dan ENRG terkonversi dalam kondisi dividen non-tunai, nantinya akumulasi investasi dan dividen non-tunai itu akan terkonversi mejadi saham.
Danantara dan ENRG bisa mengonversi saham preferen menjadi saham biasa dengan harga konversi 9,5 dolar AS per saham.
Dalam skemanya, HPK juga bisa memaksa konversi setelah tiga tahun jika harga saham HPK ditutup lebih besar 150 persen dibandingkan harga konversi selama 30 dari 40 hari perdagangan berturut-turut, setelah tiga tahun. Artinya, jika harga saham HPK bertahan di atas 14,25 dolar AS selama 30 hari dalam 40 hari berturut-turut, saham preferen itu bisa dikonversi menjadi saham biasa.
Lalu, ENRG dan Danantara juga bisa minta buyback saham preferen setelah 5,5 tahun. Pertanyaannya, seberapa menarik HPK hingga Danantara dan ENRG tertarik investasi di saham preferen ini?
Peluang dan Risiko HPK
HPK memang menjadi salah satu perusahaan hulu migas di Amerika Serikat, tapi kondisinya sedang tidak terlalu bagus.
Hingga kinerja semester I/2026, HPK mencatatkan penurunan volume penjualan 10,7 persen menjadi 8,23 juta barel oil ekuivalen.
HPK juga mencatatkan penurunan pendapatan 0,1 persen menjadi 488,3 juta dolar AS. EBITDA turun 30,5 persen menjadi 281 juta dolar AS, serta bottom line-nya merugi 45,17 juta dolar AS. Meski, catatan di 3 bulan kuartal II/2026, HPK mencatatkan laba 82,8 juta dolar AS, tapi itu didorong keuntungan derivatif non-kas senilai 108 juta dolar AS.
Bahkan, dalam kondisi harga minyak yang lagi tinggi HPK masih mengalami kerugian.
Lalu, apa menariknya HPK hingga Danantara dan ENRG mau berinvestasi di sini?
Sebenarnya, cash cost HPK ini sangat rendah sekitar 17,02 dolar AS per barel ekuivalen minyak, dengan realisasi harga jual rta-rata sekitar 52,82 dolar AS per barel ekuivalen minyak.
Lalu, kenapa bottom line HPK bisa merugi? untuk kerugian HPK mayoritas disebabkan adanya transaksi derivatif senilai 103,6 juta dolar AS. Jika itu dihilangkan, harusnya posisinya masih menghasilkan laba bersih sekitar 30 juta dolar AS.
Catatannya, meski begitu beban bunga HPK memang cukup besar senilai 71,02 juta dolar AS. Untuk itu, dengan refinancing dari investasi saham preferen Danantara dan ENRG, serta fasilitas pinjaman 800 juta dolar AS diharapkan mampu melunasi term loan 1,17 miliar dolar AS.
Tantangan dari investasi di HPK adalah ada risiko produksi minyak turun lebih cepat. Sepanjang kuartal II/2026, produksi minyak HPK turun 14,6 persen. Kenaikan produksi di gas tidak otomatis menggantikan nilai ekonominya juga.
Bahkan, cadangan minyak pernah direvisi karena peforma sumur. Cadangan terbukti diturunkan menjadi sekitar 17,89 juta barel ekuivalen minyak pada akhir 2026 dibandingkan dengan 199 juta barel ekuivalen minyak pada periode sebelumnya.
Jika setelah investasi ini produktivitas sumur kian menurun, berarti HPK berpotensi membutuhkan modal lebih besar untuk bisa mempertahankan produksi.
Di sisi lain, cadangan gas HPK tersisa 10,5 tahun volume penjualan (dengan menggunakan data volume penjualan semester I/2026 tetap sama ke depannya). Di sisi lain, realisasi harga jual rata-rata gas HPK juga kurang bagus. Harga realisasi sebelum hedging bahkan negatif 0,14 dolar AS per Mcf. (harga gas di kuartal II/2026) realisasinya -1,5 dolar AS per Mcf.
Posisi harga jual gas negatif disebabkan adanya kemacetan jaringan pipa reguonal yang ekstrem serta kelebihan Supply di Texas Barat.
Apalagi, Highpeak yang merupakan produsen di Permian Basin cenderung fokus di produksi minyak mentah dengan margin keuntungan tinggi (meski produksi minyaknya lagi turun). Lalu, gas hanya menjadi produk sampingan.

Kesimpulan
Jadi, transaksi investasi Danantara dan ENRG berinvestasi di HPK bukan sesuatu yang luar biasa. Toh, ini saham migas yang kinerjanya dalam tekanan karena ada risiko penurunan volume produksi berkelanjutan. Bahkan, dalam kondisi harga migas yang lagi tinggi.
Namun, jika ada risiko terhadap bisnisnya, posisi Danantara dan ENRG sebagai pemegang saham preferen punya prioritas lebih tinggi ketimbang saham biasa.
Sehingga, kami menilai dampak ke fundamental ENRG juga cukup netral. Dampak terbaiknya, ENRG dapat tambahan 12 juta dolar AS per tahun dalam 2 tahun pertama (setara 13 persen dari laba bersih semester I/2026 yang disetahunkan) hingga 20 juta dolar AS jika hold sampai lebih dari tahun kelima.
Namun, jika dividen preferennya diubah ke non-tunai, berarti dampak ke kinerja ENRG dalam jangka pendek tidak ada sama sekali.
Mau Dapat Insight Saham hingga Action-nya Sesuai dengan Kebutuhan?
Join Mikirsaham sekarang dan dapatkan benefit:
- Stockpick Investing Saham Indonesia (Value, Dividen, Growth, Contrarian) Update per bulan
- Tools Trading Plan by Sistem (minimal join Mikirsaham Super dan masih tahap Beta)
- Stockpick mid-term (6 bulan - 2 tahun) saham US (NEW)
- Stockpick trading mingguan untuk saham Indonesia
- Event Online Rutin bulanan
- Insight Saham Komprehensif untuk saham Indonesia, US
- Diskusi lebih nyaman di member area tanpa ada distraksi
- Grup Diskusi WA (terpisah antara saham Indo, US, dan stockpick trading mingguan)
- Hingga konsultasi private dengan founder kami
Langsung langganan dan pilih plan yang sesuai dengan kebutuhanmu sekarang dengan klik di sini
Jangan lupa follow kami di Googlenews dan kamu bisa baca di sini
FAQ Terkait Investasi ENRG dan Danantara di HPK
Berapa nilai investasi Danantara dan ENRG di HighPeak Energy?
Danantara berkomitmen berinvestasi US$250 juta, sedangkan PT Energi Mega Persada Tbk. (ENRG) sebesar US$200 juta. Total investasi US$450 juta dilakukan melalui saham preferen konvertibel HighPeak Energy (NASDAQ: HPK), dengan target penyelesaian kuartal IV/2026.
Untuk apa HighPeak Energy menggunakan dana investasi tersebut?
Dana investasi preferen, penarikan fasilitas kredit baru US$800 juta, dan kas tersedia direncanakan untuk melunasi term loan sekitar US$1,17 miliar. Refinancing diharapkan mengurangi beban pendanaan dan memperbaiki fleksibilitas keuangan HPK.
Berapa potensi dividen yang diterima ENRG dari HPK?
Dengan investasi US$200 juta, potensi dividen tunai bruto ENRG adalah US$12 juta per tahun selama dua tahun pertama, US$15 juta per tahun setelah tahun kedua hingga sebelum tahun kelima, dan US$20 juta per tahun sejak tahun kelima. Angka ini mengasumsikan dividen dibayar tunai dan nilai investasi belum berubah.
Apakah dividen saham preferen HPK pasti dibayar tunai?
Tidak. Dividen bersifat kumulatif, tetapi dapat dibayar nonkas dengan menambah nilai klaim saham preferen. Tarif nonkasnya lebih tinggi pada lima tahun pertama. Karena itu, potensi dividen tidak otomatis menjadi penerimaan kas ENRG setiap tahun.
Mengapa HighPeak Energy merugi pada semester I/2026?
HPK mencatat kerugian derivatif US$103,60 juta dan beban bunga US$71,02 juta. Kedua beban tersebut membuat laba operasi US$116,26 juta berbalik menjadi rugi bersih US$45,17 juta. Penurunan volume minyak juga menekan kinerja operasional.
Apakah HPK masih menghasilkan laba tanpa kerugian derivatif?
Jika seluruh kerugian derivatif dikeluarkan, HPK menghasilkan laba sebelum pajak sekitar US$47,23 juta. Dengan asumsi pajak 21%, estimasi laba bersihnya sekitar US$37,31 juta. Ini merupakan simulasi yang mengeluarkan kerugian derivatif tunai maupun nonkas.
Apa risiko utama investasi di HighPeak Energy?
Risiko utamanya adalah penurunan produksi minyak, produktivitas sumur yang lebih rendah dari estimasi, kebutuhan modal untuk mempertahankan produksi, fluktuasi harga migas, serta beban pendanaan. Risiko tersebut dapat memengaruhi kemampuan HPK membayar dividen dan membeli kembali saham preferen.
Kapan saham preferen HPK dapat dikonversi menjadi saham biasa?
Investor dapat memilih konversi dengan harga awal US$9,50 per saham. Setelah tiga tahun, HPK juga dapat memaksa konversi apabila harga penutupan saham melebihi 150% harga konversi—awalnya US$14,25—selama 30 dari 40 hari perdagangan berturut-turut.
Apakah investasi HPK langsung meningkatkan fundamental ENRG?
Investasi ini membuka peluang pendapatan dividen dan keuntungan dari konversi saham. Namun, peningkatan laba bersih ENRG belum dapat disamakan dengan dividen bruto karena perlu memperhitungkan sumber pendanaan, biaya bunga, pajak, dan perlakuan akuntansi.
