Saham Happy Hapsoro dari RAJA sampai BUVA mulai Ramai Lagi, Begini Prospeknya

BUVA, RAJA, dan RATU mulai rebound setelah koreksi dalam. Simak katalis ekspansi, aksi korporasi, pertumbuhan laba, dan risiko masing-masing saham.

Share
RAJA, BUVA, dan RATU

Mikirduit - Setelah jatuh dalam, saham dari grup Happy Hapsoro tampaknya mulai ada geliat atraktif. Menariknya, agenda ekspansi dan momentum aksi korporasi dari grup ini juga masih banyak. Kira-kira saham mana yang paling layak diperhatikan?

Key Takeaways

  • Rebound BUVA, RAJA, dan RATU belum memastikan pembalikan tren. Ketiganya masih menghadapi resistance teknikal setelah koreksi dalam sejak awal tahun. Breakout dengan volume kuat atau pembentukan higher low diperlukan untuk memperkuat sinyal pemulihan.
  • Katalis BUVA berasal dari rencana rights issue untuk pembayaran utang dan ekspansi. Perseroan berencana menghimpun sekitar Rp1,54 triliun dengan potensi dilusi maksimal 20%. Status efektif dan jadwal pelaksanaan masih perlu dipastikan.
  • RAJA dan RATU memiliki katalis ekspansi migas yang didukung pertumbuhan laba. Laba H1/2026 RAJA naik 87,9%, sedangkan RATU tumbuh lebih dari 100%. Akuisisi HCML, pengembangan infrastruktur, dan rencana pendanaan menjadi faktor yang perlu dipantau.
  • Cek pilihan saham investasi dengan perhitungan yang jelas antara peluang dan risiko, join Mikirsaham dengan klik link di sini

Ada tiga saham dari grup ini yang kami cermati yaitu PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA), PT Rukun Raharja Tbk (RAJA), dan PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU). 

Tiga saham itu pada kemarin Senin (05/10/2026) mulai aktif. Saham BUVA yang naik paling kencang sampai 14 persenan, sampai Selasa hari ini (06/10/2026) juga masih menguat kisaran 2 persenan ke posisi Rp695 per lembar. 

Saham RAJA mengikuti dengan kenaikan 5 persen kemarin, tren positif juga masih berlanjut hari ini sekitar 3 persenan. Saham RATU juga kemarin naik hampir 4 persen, sementara hari ini penguatannya masih tipis tidak sampai 1 persen.

Namun, perlu dipahami kenaikan tiga saham grup Happy Hapsoro itu terjadi setelah mengalami penurunan dalam sejak awal tahun. Saham RATU sudah terjun 56 persen, saham BUVA juga tidak kalah jatuhnya sudah 50 persen, sementara RAJA jeblok 42,21 persen.  

Pertanyaannya, dengan rebound saat ini, apakah sudah cuma sementara apa bisa lanjut naik kencang? kalau bisa lanjut, sentimen apa yang bisa jadi katalisnya? mari kita coba bedah satu-satu.

Saham BUVA 

Pertama dari saham BUVA yang kemarin terbang belasan persen sendiri. Saat ini posisinya masih tertahan resistance downtrenline MA20 daily. 

Untuk kembali menuju tren naik, saham BUVA ini perlu breakout resistance MA20 tersebut, supaya bisa menuju resistance selanjutnya, setidaknya sampai 800 dalam jangka pendek. Opsi buy on breakout bisa dipertimbangkan jika diikuti volume beli yang tinggi. 

Namun, jika posisi saat ini tidak bisa ditembus ke atas, ada risiko masih bisa melanjutkan tren turun kembali ke level 550 lagi. Antisipasi risiko jika harga terjun ke bawah area ini, tetapi menarik diperhatikan jika memantul karena membuka peluang buy on weakness lagi.  

Dari segi sentimen, BUVA ini sedang menunggu surat efektif OJK untuk bisa menghilalkan rights issue yang tujuannya untuk bayar utang dan ekspansi.

Mengacu keterbukaan informasi terbaru pada 3 Agustus 2026, BUVA akan menerbitkan maksimal 6,15 miliar saham baru dengan rasio 4:1 dan harga pelaksanaan Rp250 per saham. Dari aksi ini, perseroan berpotensi menghimpun dana sekitar Rp1,54 triliun, dengan potensi dilusi maksimal 20 persen. 

Menariknya, kalau dibandingkan dengan rencana awal, rights issue BUVA kali ini justru jauh lebih konservatif. 

Sebelumnya mereka sempat membuka opsi penerbitan hingga 50 miliar saham baru, tetapi dalam keterbukaan terbaru jumlahnya dipangkas menjadi sekitar 6,15 miliar saham dengan target dana Rp1,54 triliun. 

Dana tersebut juga tidak seluruhnya digunakan untuk ekspansi, karena sekitar Rp417,8 miliar dialokasikan untuk mempercepat pembayaran utang, sementara sisanya digunakan untuk pengembangan aset dan proyek baru 

Dari sisi penyerapan, rights issue ini sudah didukung empat pembeli siaga, yaitu Hapsoro, PT Tata Tirta Datun, Ferry Sudjono, dan PT Henan Putihrai Sekuritas. Sementara pemegang saham pengendali, PT Nusantara Utama Investama, berkomitmen mengeksekusi maksimal 2,4 miliar HMETD. 

Dalam penghitungan kami sebelumnya, menggunakan harga BUVA Rp630 dan harga pelaksanaan Rp250, harga teoritis setelah ex-rights atau TER berada di sekitar Rp554 per saham. Artinya, terdapat potensi penyesuaian harga secara matematis sekitar 12,1 persen dari asumsi. 

Namun, karena status efektifnya belum terverifikasi, perhitungan ini masih sebatas simulasi berdasarkan struktur rights issue yang tercantum dalam keterbukaan informasi.

Jadwal Dividen Saham Terbaru, Yield & Cum-Date | Mikirduit
Pantau jadwal dividen saham terbaru, besaran dividen per saham, dividend yield, dan cum-date, lengkap dengan pembahasan peluang serta risikonya.

Saham RAJA 

Berikutnya ada saham RAJA. Secara teknikal dulu, kami melihat kenaikan yang terjadi dalam dua hari sifatnya juga baru rebound, saat ini masih tertahan resistance downtrendline MA20 daily di level sekitar 720. 

Jika level itu belum bisa ditembus ke atas, saham RAJA masih berisiko turun ke support terdekat di 640. Untuk perbaikan arah tren, saham ini butuh membentuk higher low baru atau breakout dari resistance terdekat. 

Secara konservatif, level paling menarik untuk akumulasi adalah menunggu area buy on weakness dekat support. 

Dari segi sentimen, RAJA juga masih ada banyak agenda ekspansi dan ini masih ada hubungannya nanti sama saham RATU, yang notabene adalah anak usaha-nya. 

Salah satu yang paling menarik adalah ekspansi RAJA di sektor hulu gas. Melalui RATU, RAJA memenangkan lelang akuisisi 20 persen participating interest di Husky-CNOOC Madura Limited (HCML). HCML sendiri merupakan salah satu produsen gas besar di Jawa Timur, dengan produksi kotor sekitar 240 MMSCFD.

Selain dari hulu, RAJA juga terus memperkuat bisnis infrastrukturnya. Pipa transmisi minyak Rokan sepanjang 340 km sudah beroperasi, ditambah jaringan transmisi gas di Perawang. 

Bisnis ini bisa memberikan recurring income yang lebih stabil, sementara RAJA juga masih berekspansi ke infrastruktur LNG, mulai dari fasilitas regasifikasi hingga kapal pengangkut LNG.

Jadi, ceritanya bukan cuma soal proyek baru. RAJA mulai menggabungkan bisnis hulu lewat RATU dengan infrastruktur midstream dan LNG, sehingga potensi pertumbuhan ke depan datang dari beberapa sisi sekaligus.

Dari sisi kinerja, laba bersih RAJA pada Semester I/2026 mencapai US$28,88 juta, naik 87,9 persen secara tahunan. Artinya, sejauh ini ekspansi yang dilakukan juga mulai diikuti oleh pertumbuhan kinerja.

💡
Diskon Spesial Investing Pro untuk Pembaca Mikirduit, agar analisis saham langsung menggunakan tools paling lengkap, Langganan sekarang dengan klik di sini

Saham RATU  

Untuk RATU secara lebih detail, yang merupakan kendaraan utama RAJA di bisnis hulu migas, katalisnya masih cukup banyak dan beberapa masih berjalan.

Pertama, HCML. RATU sudah menyelesaikan akuisisi 20 persen participating interest di Husky-CNOOC Madura Limited. Karena aset ini sudah berproduksi, fokus berikutnya adalah melihat seberapa besar kontribusinya terhadap laba dan arus kas RATU. Pada Semester I/2026, laba bersih RATU sudah mencapai US$15,54 juta, naik lebih dari 100 persen secara tahunan.

Kedua, RATU masih berburu aset migas baru. Manajemen menargetkan setidaknya satu akuisisi tambahan pada 2027, terutama aset yang sudah berproduksi dan memiliki operator berpengalaman. Ada juga eksposur ke Blok Kasuri di Papua Barat yang ditargetkan rampung pada 2027.

Ketiga, dari sisi pendanaan, RATU sudah mendapat restu untuk melakukan private placement maksimal 271,5 juta saham baru atau 10 persen dari saham beredar. Aksi ini sudah disetujui pada RUPSLB pada 8 September lalu. 

Namun, sejauh ini belum ada investor strategis spesifik yang diumumkan mengambil bagian dalam penempatan tersebut. 

Adapun, dana dari aksi itu bisa digunakan untuk modal kerja dan ekspansi, termasuk akuisisi aset atau penyertaan modal. Memang ada potensi dilusi maksimal sekitar 9,09 persen, tetapi di sisi lain memberikan amunisi tambahan untuk ekspansi tanpa terlalu bergantung pada utang.

Sementara secara teknikal, saham RATU geraknya juga mirip RAJA, masih tertahan resistance dari downtrendline MA20 daily. Menurut kami, dengan candle merah yang terbentuk hari ini, masih cukup sulit untuk bisa lanjut naik. 

Artinya, saham ini berisiko lanjut turun dulu menuju support terdekatnya lagi di 3730. Menarik dipantau, jika sudah ada koreksi dekat area ini untuk peluang buy on weakness lagi. 

Gimana, menurut kalian dari tiga saham grup Happy Hapsoro di atas mana yang paling menarik? 

Mau Dapat Insight Saham hingga Action-nya Sesuai dengan Kebutuhan?

Join Mikirsaham sekarang dan dapatkan benefit:

  • Stockpick Investing Saham Indonesia (Value, Dividen, Growth, Contrarian) Update per bulan
  • Tools Trading Plan by Sistem (minimal join Mikirsaham Super dan masih tahap Beta)
  • Stockpick mid-term (6 bulan - 2 tahun) saham US (NEW)
  • Stockpick trading mingguan untuk saham Indonesia
  • Event Online Rutin bulanan
  • Insight Saham Komprehensif untuk saham Indonesia, US
  • Diskusi lebih nyaman di member area tanpa ada distraksi
  • Grup Diskusi WA (terpisah antara saham Indo, US, dan stockpick trading mingguan)
  • Hingga konsultasi private dengan founder kami

Langsung langganan dan pilih plan yang sesuai dengan kebutuhanmu sekarang dengan klik di sini

Jangan lupa follow kami di Googlenews dan kamu bisa baca di sini

FAQ untuk Prospek Saham Happy Hapsoro yang Mulai Bangun

Apa hubungan saham BUVA, RAJA, dan RATU dengan Happy Hapsoro?

BUVA dan RAJA merupakan emiten yang terkait dengan grup bisnis Happy Hapsoro. RATU merupakan anak usaha RAJA yang berfokus pada bisnis hulu minyak dan gas. Ketiganya memiliki bisnis dan katalis yang berbeda sehingga perlu dianalisis secara terpisah.

Apakah kenaikan saham BUVA, RAJA, dan RATU sudah menunjukkan pembalikan tren?

Belum. Berdasarkan analisis teknikal per 6 Oktober 2026, ketiganya masih menghadapi resistance dalam tren turun. Kenaikan jangka pendek lebih tepat dianggap sebagai rebound sampai terdapat konfirmasi breakout, dukungan volume, atau pembentukan higher low.

Apa katalis utama saham BUVA?

Katalis utama BUVA adalah rencana rights issue maksimal 6,15 miliar saham baru dengan harga pelaksanaan Rp250 per saham dan rasio empat saham lama memperoleh satu saham baru. Target dana sekitar Rp1,54 triliun akan digunakan untuk pembayaran utang serta pengembangan aset dan proyek. Status efektif OJK masih perlu diverifikasi.

Berapa potensi dilusi dan harga teoritis rights issue BUVA?

Potensi dilusi maksimal BUVA sebesar 20% bagi pemegang saham yang tidak mengeksekusi haknya. Dengan asumsi harga sebelum ex-rights Rp630 dan harga pelaksanaan Rp250, harga teoritis setelah rights issue sekitar Rp554 per saham. Angka tersebut merupakan simulasi, bukan target harga atau jaminan harga pasar.

Apa yang menjadi pendorong pertumbuhan bisnis RAJA?

RAJA mengembangkan bisnis hulu migas melalui RATU sekaligus memperkuat infrastruktur minyak, gas, dan LNG. Ekspansi tersebut membuka peluang pendapatan dari produksi migas serta layanan infrastruktur. Laba bersih RAJA pada H1/2026 mencapai US$28,88 juta, naik 87,9% secara tahunan.

Apa katalis dan risiko utama saham RATU?

Katalis RATU mencakup kontribusi kepemilikan 20% di HCML, rencana akuisisi tambahan pada 2027, serta agenda pengembangan aset migas lainnya. Risikonya meliputi realisasi kontribusi aset, kebutuhan pendanaan, dan potensi dilusi. Private placement maksimal 271,5 juta saham dapat menimbulkan dilusi sekitar 9,09% jika diterbitkan seluruhnya.

Level teknikal apa yang perlu diperhatikan pada BUVA, RAJA, dan RATU?

Berdasarkan analisis per 6 Oktober 2026, BUVA menghadapi resistance MA20 dengan area Rp800 sebagai resistance lanjutan dan Rp550 sebagai area support. RAJA memiliki resistance sekitar Rp720 dan support Rp640. Untuk RATU, support terdekat yang dipantau berada di sekitar Rp3.730. Level tersebut dapat berubah mengikuti pergerakan harga.

Investasi Crypto di PINTU sekarang