7 Saham IPO Paling Murah yang Ogah Dilirik, BEI Harus Respons Nih

Ada 7 Saham IPO dalam dua tahun terakhir yang harga sahamnya sudah turun di bawah Rp20 per saham. Kira-kira nasib saham ini gimana ya? akankah bangkit ke level tertinggi atau bye bye aja holder ritelnya?

7 Saham IPO Paling Murah yang Ogah Dilirik, BEI Harus Respons Nih

Mikirduit – Ada sekitar 7 saham yang baru IPO kurang dari 2 tahun dan kini harga sahamnya sudah turun lebih dari 80 persen. Bahkan, beberapa diantaranya sudah turun di bawah Rp10 per saham. Apakah ini tandanya BEI kini menjadi tempat pencarian dana bagi para perusahaan gagal? 

Dari ketujuh saham itu, kami mendeteksi kesamaan dari saham-saham gagal tersebut. Beberapa ciri-cirinya antara lain:

  • Terdiri dari saham papan akselerasi yang harga sahamnya bisa turun ke bawah Rp50 per saham. Jadi, status sahamnya belum tentu notasi khusus. 
  • Rata-rata sahamnya memberikan waran dalam IPO-nya
  • Semuanya melepas minimal 20 persen saham ke publik
  • Rata-rata gagal ARA di har pertama, meski ada 2 saham yang bisa ARA hari pertama, tapi setelah itu turun
  • Mayoritas punya bisnis yang unik dari biasanya, tapi skala bisnisnya masih sangat kecil
  • Rata-rata dana IPO digunakan untuk memperbesar bisnisnya, tapi hasil ekspansinya belum terasa ke harga saham
  • Kinerja laba bersih rata-rata turun dan ada beberapa yang merugi

Dari ciri-ciri tersebut, kami menilai ada beberapa hal yang membuat saham-saham ini harga sahamnya terus turun:

  • BEI membuat papan akselerasi, tapi tidak memancing market makernya sehingga harga saham di papan ini menjadi sepi peminat
  • Rata-rata saham di papan akselerasi bisnisnya masih dalam tahap bertumbuh dari awal. Pangsa pasar kecil, sehingga kurang dilirik oleh pemain besar. 
  • Bobot saham papan akselerasi ke IHSG sangat amat terlalu kecil sehingga tidak menarik untuk dikoleksi fund manager. 
  • Nasib kinerja saham papan akselerasi juga tidak jelas seperti UMKM dengan prospek bisnis seadanya yang masuk bursa, setelah berhasil dapat dana IPO harga sahamnya pun hancur

Menariknya, dari deretan saham itu ada saham produksi makanan bayi yang sempat bagikan dividen di 2023 senilai Rp1 per saham dengan tingkat yield sebesar 0,7 persen. Namun, ternyata dividen pun tidak mampu menyelamatkan saham NAYZ untuk naik ke level yang lebih tinggi. 

7 saham IPO yang harga sahamnya turun

Alasannya sederhana, setelah membagikan dividen di 2023 dari tahun buku 2022, kini kinerja NAYZ malah merugi Rp128 miliar. Mayoritas laba bersih justru masuk dari kepentingan non-pengendali senilai Rp453 miliar. Untuk itu, saham-saham papan akselerasi ini ibaratnya bayi atau anak tanggung yang peformanya masih labil. 

Secara rinci, kami akan mengulas secara detail dua saham dari IPO 2022 dan 2023 yang sudah jatuh terjerembab ke harga di bawah Rp20 per saham.

Saham OLIV

Saham OLIV ini termasuk saham yanng IPO pada medio 2022. Saham ini bergerak di sektor penjualan furniture. Saham ini sempat booming karena disebut mitra dari JD.ID, meski pengertiannya hanya ada toko di marketplace tersebut. Namun, sayangnya marketplace JD.ID malah tutup. 

OLIV IPO dengan harga Rp100 per saham. Mereka juga menawarkan waran senilai Rp120 per saham. Kini, harga sahamnya hingga 14 Desember 2023 sudah turun 92 persen menjadi Rp8 per saham. 

Dari IPO setahun lalu, OLIV mendapatkan dana segar sekitar Rp40 miliar yang 12 persen digunakan untuk merenovasi gudang, menambah jaringan perdagangan, menambah armada truk. Nantinya penambahan itu akan berjakan hingga 2 tahun setelah IPO, yakni 2024. Lalu, 88 persen dana digunakan untuk kebutuhan modal kerja menopang operasional bisnisnya. 

Adapun, dari sisi kinerja OLIV sampai kuartal II/2023 memang sedang tidak baik-baik saja. Pendapatannya turun 81 persen menjadi Rp10,97 miliar yang didorong oleh penurunan setiap segmennya. Hal ini ada potensi berhubungan dengan tutupnya JD.ID.

Namun, bisa juga disebabkan oleh menurunnya pasokan produk kemasan hingga furniture ke perseroan, serta penurunan daya beli masyarakat saat suku bunga tinggi. 

Data mengenai saham OLIV ini pun memang terbatas. Bahkan, dalam public exposenya, perseroan tidak dihadiri pihak eksternal sehingga tidak ada tanya jawab. 

Dari sisi komposisi pemegang saham sampai saat ini masih komitmen dengan kepemilikan 71,84 persen. Dari sisi risiko kredit sebenarnya juga masih aman dengan tingkat debt to equity ratio yang hanya 0,13 kali. 

Dengan skala kecil bisnisnya yang lagi turun juga, hal ini jelas saham OLIV hanya akan menarik masuk dalam scalping atau swing trading. Dengan harapan bisa mendapatkan keuntungan fluktuasi sahamnya.

Meski, sahamnya juga kurang likuid, seperti pada 14 Desember 2023, ada 123.427 lot yang  bid di harga Rp8 per saham dan ada 43.352 lot yang bid di harga Rp9 dan Rp10 per saham.

5 Saham Raksasa Kecil Paling Murah di Indonesia
Jika bingung mau cari saham apa selain big caps, berikut ini ada 5 saham raksasa kecil (tiny titans) di Indonesia yang lagi murah. Kamu tertarik?

Saham MENN

MENN menjadi saham yang IPO pada 2023 dengan lini bisnis teknologi, yang menyediakan solusi teknologi untuk berbagai sektor bisnis seperti banking, asuransi, transportasi, dan lainnya. Beberapa klien saham MENN antara lain, Kubota, Lippo Group, Bank NOBU, dan Indosiar. 

MENN IPO pada 2023 dengan harga IPO Rp78 per saham. Kini, sampai 14 Desember 2023, saham MENN sudah turun sebesar 82 persen menjadi Rp14 per saham. 

Dari aksi IPO, MENN menghimpun dana sekitar Rp33 miliar. Di mana, dari total itu sekitar Rp1,68 miliar untuk bayar utang pokok ke Bank. Setelah pembayaran utang, sisa nilai pinjaman menjadi tinggal Rp300 juta.

Lalu, Rp12,4 miliar digunakan untuk pengadaan perangkan internet of thinks untuk jasa kepada korporasi, serta pengembangan software pendukung. Senilai Rp2 miliar digunakan untuk penambahan service point center baru di Medan, Cikarang, Batang, dan Surabaya. Hal itu disebut bisa memperkuat jaringan perseroan. 

Sisanya digunakan perseroan untuk modal kerja sebagai operasional bisnisnya. 

Adapun, dari segi kinerja bisnisnya, saham MENN ini cukup menarik. Dari segi pendapatan naik 41 persen menjadi Rp6,17 miliar. Llau, laba bersih naik 34,59 persen menjadi Rp1,05 miliar. 

Kenaikan penjualan didorong oleh penjualan GPS yang melejit 830 persen menjadi Rp4,54 miliar. Sedangkan, dari segmen bisnis lainnya seperti Jasa IT dan Sewa GPS menurun. 

Dari sisi risiko utang juga sangat rendah karena perseroan telah membayar sebagian besar utangnya dan kini hanya tersisa sekitar Rp300 juta. 

Hanya saja, ini kinerja di tahun pertama setelah IPO. Kita perlu melihat kinerja di tahun kedua dan ketiga untuk melihat konsistensi dari bisnisnya.

Peter Lynch Sebut Market Crash 1987 Biasa Saja, Ini yang Lebih Seram
Peter Lynch menilai market crash 1987 biasa saja. Malah, dia bilang paling menyeramkan itu di 1990. Kenapa? apa itu yang jadi alasannya pensiun?

Kesimpulan

Jika kamu mencari saham yang mudha, ketujuh saham yang IPO pada 2022 dan 2023 ini jelas sudah murah. Rata-rata price to book value (PBV) di bawah 0,5 kali. Meski, jika dilihat price to earning secara annualised (hanya BMBL yang baru bisa dilihat secara 12 bulan terakhir sehingga kami menggunakan asumsi annualised) tingkat PE yang masuk akal ada di saham BMBL, MENN, dan ISAP. Sisanya, ada yang PE negatif karena rugi seperti NINE, OLIV, dan NAYZ, serta PE  yang cukup tinggi hingga 22 kali seperti NANO. 

Namun balik lagi, jika ingat cerita tiny titans, saham-saham seperti ini bisa naik jika ada trigger dari fund yang besar masuk. Masalahnya, peluang saham papan akselerasi dilirik fund besar sangat kecil. Apalagi, ARA dan ARB-nya hanya dibatasi 10 persen. 

Jadi, agar papan akselerasi ini bisa menghasilkan saham yang oke, butuh intervensi dari regulator seperti BEI dan OJK misalnya:

Pertama, ada seleksi yang lebih ketat untuk saham yang masuk ke papan akselerasi dari segi model, prospek, hingga kinerja bisnis. Misalnya, saham yang masuk papan ini harus wajib banget sudah meraih laba bersih 2-3 tahun. Laporan keuangan 2-3 tahun, dan perusahaan sudah berjalan minimal 5 tahun. 

Saat ini, syarat untuk masuk papan akselerasi sangat mudah. Perusahaan harus sudah perseroan terbatas. Masa operasional dengan pembukuan pendapatan usaha sejak didirkan. Laba usaha boleh rugi, tapi diproyeksikan tahun keenam sudah membukukan laba bersih. (artinya boleh rugi 5 tahun berturut-turut). Minimal laporan keuangan 1 tahun terakhir atau sejak berdiri dengan opini wajar tanpa modifikasian. Artinya, perusahaan bisa saja baru berdiri 1 tahun dan bisa langsung IPO. 

Kedua, setelah aturan seleksi diperketat, lalu buat aturan lainnya yang bisa mengundang market maker masuk ke saham papan akselerasi sehingga harga saham bisa lebih likuid. Jangan cuma sekadar ajak emiten masuk sebanyak-banyaknya ambil uang masyarakat yang masuk IPO setelah itu BEI dapat fee dan sahamnya turun nggak jelas. 

Kami menyadari bursa efek adalah sumber pendanaan alternatif bagi bisnis yang sulit masuk ke sektor bank yang sangat likuid. Namun, sebagai alternatif bukannya tidak punya daya tawar seleksi yang lebih ketat juga hingga banyak saham yang kinerjanya tidak jelas masuk. Sehingga tingkat kepercayaan investor yang memberikan dana saat IPO menjadi ragu dan menganggap ajang IPO sekadar mencari sumber modal dengan harapan harga saham akan ARA. 

Kami menilai hal itu akan membuat kinerja pasar saham di Indonesia tidak akan bertumbuh secara konsisten karena kebanyakan diisi oleh saham UMKM yang kinerjanya tidak jelas. 

Kalau kamu, tertarik tidak berspekulasi di saham-saham papan akselerasi ini?

Mau dapat guideline saham dividen 2024?

Pas banget, Mikirduit baru saja meluncurkan Zinebook #Mikirdividen yang berisi review 20 saham dividen yang cocok untuk investasi jangka panjang lama banget.

Kalau kamu beli #Mikirdividen edisi pertama ini, kamu bisa mendapatkan:

  • Update review laporan keuangan hingga full year 2023 dalam bentuk rilis Mikirdividen edisi per kuartalan
  • Perencanaan investasi untuk masuk ke saham dividen
  • Grup Whatsapp support untuk tanya jawab materi Mikirdividen
  • Siap mendapatkan dividen sebelum diumumkan (kami sudah buatkan estimasinya)

 Yuk langsung join Mikirdividen DISKON LANGSUNG Rp100.000 cuma sampai 31 Desember 2023 klik di sini ya

Jangan lupa follow kami di Googlenews dan kamu bisa baca di sini