5 Saham dengan Kas Setara Kas Lebih Besar dari Market Cap-nya

Saham dengan kas dan setara kas lebih besar dari market cap bisa dibilang murah dan bagus? eits tunggu dulu, baca penjelasan lengkapnya di sini.

5 Saham dengan Kas Setara Kas Lebih Besar dari Market Cap-nya

Mikirduit – Ada beberapa emiten yang mencatatkan posisi kas dan setara kas jumbo hingga melampaui kapitalisasi pasar atau market cap-nya. Pertanyaannya, apakah jika posisi kas dan setara kas lebih besar daripada market cap-nya, pertanda itu saham yang bagus?

Kas dan setara kas adalah salah satu bagian aset perusahaan yang berbentuk tunai maupun aset yan bisa dengan mudah dicairkan menjadi uang tunai (setara kas). Posisi kas setara kas ini bisa digunakan oleh emiten untuk pembagian dividen, melakukan buyback, melakukan akuisisi, hingga melakukan berbagai rencana ekspansi untuk menangkap pertumbuhan bisnis secara organik.

Beberapa aset kas dan setara kas antara lain, seperti tabungan, deposito, obligasi pemerintah yang mau jatuh tempo kurang dari 1 tahun, dan beberapa aset dengan karakter sangat likuid dan tidak ada risiko fluktuasi harga.

Lalu, apakah saham dengan kas dan setara kas tebal bahkan melampaui market cap-nya pasti bagus dan murah? jawabannya akan tergantung kondisi fundamental emiten terkait juga. Soalnya, kas setara kas dengan market cap tidak ada korelasi langsung yang membuat kita bisa menilai bagus atau tidaknya.

Bahkan, jika kas setara kas lebih tinggi dibandingkan dengan ekuitasnya juga perlu dilihat, ekuitasnya yang turun drastis atau kas dan setara kasnya yang naik.

Biasanya, pos kas setara kas dibandingkannya dengan jumlah kewajiban lancar jangka pendek kurang dari satu tahun seperti utang, gaji karyawan, utang pajak, dan tagihan lainnya. Tujuannya, untuk melihat apakah kas yang dimiliki oleh perusahaan cukup untuk menjalankan operasional bisnisnya atau tidak.

Cara mengukurnya, kita bisa melihat nilai cash ratio 1 kali berarti total kas dan setara kas yang dimiliki setara dengan kewajiban lancar, sedangkan jika di bawah 1 kali berarti kas setara kas lebih rendah daripada kewajiban, sedangkan jika di atas 1 kali berarti kas dan setara kas lebih besar daripada kewajiban.

Lalu, apa posisi cash ratio terbaik?

Posisi cash ratio terbaik secara teori yang lebih dari 1 kali. Dengan memiliki kas dan setara kas lebih besar, berarti emiten bisa melakukan beberapa hal yang bisa menguntungkan kinerja keuangan perusahaan seperti:

  • Punya ruang untuk meningkatkan pendapatan dengan melakukan inovasi produk, melakukan pemasaran, meningkatkan produksi. Dengan begitu, kinerja keuangan emiten bisa bertumbuh lebih agresif.
  • Mengurangi biaya utang, dengan kas dan setara kas lebih besar dari kewajiban berarti tidak butuh utang untuk membiayai operasional. Sehingga kinerja laba bersih tidak tergerus dari potensi kenaikan beban utang.
  • Melunasi utang, dengan kas dan setara kas yang lebih besar, berarti emiten punya peluang untuk menyelesaikan utang, sehingga pengembangan bisnis bisa lebih fleksibel.
  • Mengakuisisi aset, dengan kas setara kas lebih, perseroan juga bisa melakukan akuisisi bisnis untuk pertumbuhan anorganik.

Namun, untuk melihat seberapa bagus cash ratio serta kas dan setara kas dimiliki sebuah emiten juga perlu dilihat asal dari kas dan setara kas tersebut. Dalam beberapa kasus, ada emiten yang punya kas dan setara kas besar karena sisa dana IPO yang belum digunakan. Sementara itu, dari bisnisnya, emiten tersebut masih belum mencatatkan kas operasional yang positif.

Berikut ini 5 emiten dengan kas dan setara kas terbesar hingga melampaui market cap-nya.

Saham BUKA

Saham BUKA mencatatkan kas dan setara kas hingga kuartal III/2023 senilai Rp19,17 triliun. Angka itu di atas market cap BUKA yang sebesar Rp16,08 triliun. Pertanyaannya, dari mana BUKA mendapatkan dana kas tersebut padahal laba usahanya saja masih rugi Rp1,29 triliun?

Mayoritas dana kas dan setara kas BUKA berasal dari dana sisa IPO yang sampai saat ini masih tersisa Rp9,33 triliun. Di mana, perseroan mengembangkan dana tersebut ke aset likuid dan deposito hingga bisa bertumbuh.

Rata-rata tingkat suku bunga tahunan deposito dana IPO BUKA di September 2023 sekitar 5 persen sampai 6,25 persen untuk mata uang rupiah dan dolar AS. Bahkan, suku bunga deposito dolar AS BUKA tembus 5,25 persen setahun.

Selain itu, dana kas dan setara kas BUKA juga ada hasil dari pelepasan investasi jangka panjang yang senilai Rp6,74 triliun.

dari segi bisnis, arus kas operasi BUKA masih negatif Rp18,56 miliar sampai kuartal III/2023.

Jadi, apakah fundamental BUKA bagus dengan kas dan setara kas tebal? ya tidak juga karena posisinya perseroan masih merugi, meski bisa dibilang BUKA menjadi emiten e-Commerce yang paling dekat untuk mencapai laba bersih jika melihat kinerjanya sampai September 2023 dan mengecualikan kerugian di saham BBHI.

TikTokShop Dilarang, Saham Marketplace Bisa Cuan?
Pemerintah berencana melarang Tiktok beroperasi sebagai media sosial dan e-Commerce. Lalu, jika TikTokShop hilang dari Indonesia, saham marketplace bisa cuan? baca analisisnya di sini

Saham INDY

INDY memiliki kas setara kas senilai 1,15 miliar dolar AS atau setara Rp11,55 triliun sepanjang 2023. Nominal itu lebih besar daripada market cap-nya yang sekitar Rp7 triliun. Lalu, dari mana INDY bisa mendapatkan kas jumbo tersebut?

Sebenarnya dari aktivitas operasional INDY sudah mencatatkan kas operasi positif 926,07 juta dolar AS atau setara Rp9,26 triliun.

Selain itu, INDY juga mencatatkan kas dari pencairan aset keuangan senilai 35,09 juta dolar AS atau sekitar Rp350,97 miliar, serta penerimaan dividen senilai 26,01 juta dolar AS setara Rp260,11 miliar.

Lalu, INDY juga mencatatkan penerimaan utang jangka panjang senilai 82,56 juta dolar AS Rp825,65 miliar, serta penerimaan uang muak setoran modal dari kepemilikan non pengendali sekitar 43,01 juta dolar AS atau setara Rp430 miliar.

perhitungan konversi menggunakan kurs acuan di lapkeu INDY 2023.

Dengan kondisi kas setara kas senilai 1,15 miliar dolar AS ditambah ada aset keuangan dari obligasi dengan tenor kurang dari satu tahun senilai 25,36 juta dolar AS, berarti cash ratio INDY berada di 1 kali. Total kewajiban lancar INDY di 2023 senilai 1,17 miliar dolar AS.

Dengan INDY yang lagi mode ekspansi, tampaknya perseroan membutuhkan pendanaan lebih untuk memenuhi kebutuhan. Salah satu sumber pendanaan terdekat dari hasil jual MUTU (tambang milik INDY) ke CUAN. Bisa juga membawa ALVA IPO, dan cara lainnya.

Saham INDY Mode Ekspansi, Harga Super Murah, Menarik?
INDY menjadi salah satu saham batu bara yang sudah murah. Namun, INDY sudah melepas 3 anak usahanya dari MBSS, PTRO, hingga salah satu tambang batu baranya. Kalau begitu, apakah saham ini masih punya prospek?

Saham SMDR

Saham SMDR memiliki kas dan setara kas Rp5,81 triliun. Nilai itu lebih tinggi dibandingkan dengan market cap SMDR per 4 Maret 2024 yang sebesar Rp5,04 triliun.

Sumber kas dan setara kas SMDR mayoritas berasal dari kas operasional senilai Rp3,03 triliun. Lalu, sekitar Rp1,08 triliun berasal dari utang bank jangka pendek, jangka panjang, dan suku ijarah perseroan.

Dari sisi cash ratio, SMDR mencatatkan posisi yang cukup tebal sebesar 1,55 kali. Meski, sekitar Rp1 triliunnya berasal dari utang juga sih.

Saham Perkapalan Booming, Pilih TMAS atau SMDR?
Saham perkapalan memang seru, tapi kita perlu lirik dua saham yang punya paket komplit di dunia logistik laut, yakni SMDR dan TMAS. Dari keduanya, mana yang paling oke ya?

Saham ADHI

ADHI memiliki kas dan setara kas Rp3,18 triliun. Poisisi kas dan setara kasnya itu lebih tinggi dari market cap ADHI sekitar Rp3,03 triliun pada kuartal III/2023. Pertanyaannya dari mana asal kas dan setara kas ADHI?

Posisi kas setara kas ADHI yang positif jumbo ini cukup menarik jika melihat kas operasional yang negatif Rp1,41 triliun.

Jadi, dari mana kas dan setara kas ADHI? jika dilihat pergerakan arus kas, sebenarnya posisi kas dan setara kas ini dari kumpulan pendanaan utang obligasi, bank, hingga penyertaan modal negara yang masih tersisa.

Pasalnya, jika dibandingkan dengan periode sama di 2022, tren kas dan setara kas ADHI terus turun. Apalagi, tingkat cash ratio-nya hanya 0,13 kali. Artinya, tingkat kas setara kas ADHI tidak cukup untuk memenuhi kewajiban jangka pendek. Hal ini disebabkan juga oleh kas operasional ADHI juga masih negatif yang berarti dari segi bisnis tidak mencatatkan kas yang bisa digunakan lagi.

Alasan Saham BUMN Karya Sangat Tidak Menarik
Siapa yang masih ngelirik saham BUMN Karya? ini WIKA lagi banyak ngadain rapat umum pemegang obligasi untuk proses restrukturisasi. Kalau menurut kami, saham BUMN karya ini sangat berisiko banget, begini alasannya

Saham DOID

DOID juga memiliki kas dan setara kas tembus Rp3,16 triliun atau lebih besar daripada market capnya yang senilai Rp2,8 triliun. Lalu, apakah saham DOID menarik? kita perlu telaah lebih jauh dari mana sumber kas dan setara kasnya tersebut.

Jika dilihat, kas dan setara kas DOID di-drive dari arus kas operasional yang per kuartal III/2023 tembus Rp3,36 triliun. Sementara itu, porsi dari investasi dan pendanaan cenderung minim.

Meski begitu, jika dibandingkan dengan kewajiban jangka pendeknya, DOID memiliki tingkat cash ratio sebesar 0,49 kali atau di bawah 1 kali yang berarti total kas setara kas lebih rendah daripada kewajiban jangka pendek yang senilai Rp7,2 triliun.

Namun, hal ini bukan berarti DOID jelek juga karena mayoritas kas dan setara kas dari arus kas operasi, dengan kas setara kas yang lebih rendah dari kewajiban lancar, DOID cukup efisien untuk mengoptimalkan kas yang dimiliki bisa menjadi laba. Apalagi, doid juga masih punya cadangan laba sekitar Rp4 triliun, jadi posisi itu masih aman sih.

Kesimpulan

Saham dengan cash ratio di bawah 1 kali sebenarnya belum tentu buruk, asal dari segi kas operasional positif secara konsisten dan tingkat utang masih terjaga dengan baik dibandingkan dengan ekuitasnya.

Lalu, secara umum keberadaan kas dan setara kas jumbo hingga di atas market cap bukan berarti saham itu bagus atau murah. Malah, akan menjadi pertanyaan jika ada kas terlalu jumbo tapi kinerja bisnisnya biasa aja, artinya manajemen emiten tidak mampu mengoptimalkan kas yang tersedia untuk pertumbuhan bisnisnya. Atau di sektor bisnisnya ada masalah yang membuat emiten memutuskan tidak mengoptimalkan kasnya.

Jadi, pos kas dan setara kas serta cash ratio ini hanya menjadi salah satu metriks untuk membantu kita melihat bagaimana tingkat risiko likuiditas emiten. Apakah dia bisa bayar kewajiban jangka pendek dengan kasnya yang ada sekarang atau tidak. Namun, untuk menentukan itu lihat lagi asal kas dan setara kasnya dari mana, dari operasional bisnis atau malah karena baru mengambil tambahan utang.

Kira-kira, apa nih saham dengan kas jumbo yang lagi kamu pantau atau sudah hold?

MEMBURU DIVIDEN DI MUSIM RUPS TAHUNAN? YUK BELAJAR DAN DAPATKAN PILIHAN SAHAM DIVIDEN TERBAIK DI MIKIRDIVIDEN

Kalau kamu beli #Mikirdividen edisi bundling ini, kamu bisa mendapatkan:

  • Update review laporan keuangan hingga full year 2023-2024 dalam bentuk rilis Mikirdividen edisi per kuartalan (HINGGA Maret 2025)
  • Perencanaan investasi untuk masuk ke saham dividen
  • Grup Whatsapp support untuk tanya jawab materi Mikirdividen
  • Siap mendapatkan dividen sebelum diumumkan (kami sudah buatkan estimasinya)
  • Publikasi eksklusif bulanan untuk update saham mikirdividen dan kondisi market

Tertarik? langsung saja beli Zinebook #Mikirdividen dengan klik di sini

Jangan lupa follow kami di Googlenews dan kamu bisa baca di sini