5 Asuransi Kesehatan Terbaik di Indonesia, Ini Indikator Detailnya

Bingung milih ratusan asuransi kesehatan? mana yang terbaik ya?kita pilihin 5 yang terbaik dengan indikatornya juga.

5 Asuransi Kesehatan Terbaik di Indonesia, Ini Indikator Detailnya

Mikir Duit – Asuransi kesehatan jelas menjadi kebutuhan utama, terutama yang sudah berkeluarga. Bahkan, meski sudah memiliki BPJS Kesehatan, keberadaan asuransi kesehatan swasta masih dibutuhkan untuk jalur jalan tol jika masuk rumah sakit. Namun, apa saja asuransi terbaik di Indonesia? berikut 5 asuransi kesehatan yang sehat dan terbaik.

Asuransi kesehatan menjadi salah satu kebutuhan untuk menghadapi risiko ketidakpastian soal kesehatan. Jika mengalami sakit yang parah, biayanya bisa ditanggung pihak asuransi sehingga kantong kita tidak perlu jebol. Namun, untuk bisa menikmatinya, kamu harus sudah terdaftar di asuransi sebelum sakit.

Di sini, banyak yang bingung dan khawatir karena citra asuransi tidak begitu bagus. Beberapa pihak dirugikan oleh oknum perusahaan asuransi seperti dalam kasus Jiwasraya, Kresna Life, dan Wanartha Life. Belum lagi drama edukasi produk unitlink yang setengah-setengah membuat namanya tercoreng.

Namun, asuransi tidak seburuk itu. Satu hal lagi, asuransi bukanlah produk investasi yang bisa membuat uangmu menjadi lebih banyak. Perusahaan asuransi lebih membantu kamu menghadapi ketidakpastian risiko sesuai dengan ketentuan yang sudah disepakati.

Di sisi lain, banyak juga yang bingung, lalu apa asuransi kesehatan terbaik yang bisa kita pilih? Soalnya, perusahaan asuransi secara umum saja ada 149 perusahaan di Indonesia. Tentu, kita tidak ingin memilih perusahaan asuransi yang manajemennya buruk seperti Bumiputera dong.

BACA JUGA: Ini Alasan Asuransi Kesehatan Swasta Penting Untuk Dimiliki Meski Sudah Punya BPJS Kesehatan

Cara Pilih Asuransi Kesehatan Terbaik di Indonesia

Di sini, tim Mikirduit akan seleksi 5 perusahaan asuransi yang sehat. Namun, bukan berarti perusahaan lainnya tidak sehat ya, cuma belum masuk radar seleksi dari tim Mikirduit saja.

Biar kamu semakin yakin, tim Mikirduit melakukan seleksi dengan menggunakan indikator Risk Based Capital (RBC) dan Rasio Kecukupan Investasi (RKI).

Apa itu Risk Based Capital (RBC)?

RBC adalah rasio keuangan perusahaan asuransi yang membandingkan antara modal degan risiko. Caranya, dengan membagi total aset dengan total klaim yang sudah dibayarkan.

Menurut ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), RBC yang baik itu dipatok minimal 120 persen. Semakin tinggi RBC semakin baik.

Dari RBC ini kita bisa mengetahui seberapa kuat modal investasi ini menanggung beban klaim di masa depan.

Adapun, Rasio Kecukupan Investasi adalah rasio keuangan perusahaan asuransi yang mengukur kemampuan klaim dalam jangka pendek. Angka rasio kecukupan investasi yang bagus adalah yang berada di atas 100 persen.

5 Asuransi Kesehatan Terbaik di Indonesia

5 Asuransi kesehatan terbaik di Indonesia yang masuk radar seleksi tim Mikirduit.com antara lain:

Allianz

Sepanjang 2022, Allianz Indonesia memiliki aset senilai Rp37,02 triliun. Dengan total klaim asuransi di tahun lalu senilai Rp10,08 triliun, berarti tingkat RBC Allianz sebesar 314,46 persen.

Dari segi rasio kecukupan investasi, sepanjang 2022 Allianz punya nilai investasi senilai Rp31,07 triliun. Lalu, perusahaan asuransi ini juga punya uang tunai alias kas senilai Rp744 miliar.

Dari sisi kewajiban, total cadangan teknis, yakni kewajiban yang harus dibayarkan dalam transaksi asuransi senilai Rp28,61 triliun. Lalu, porsi pengalihan kewajiban ke reasuransi, artinya mengalihkan kewajiban ke pihak lain senilai Rp2,98 miliar. Perseroan juga memiliki utang klaim Rp173 miliar. Dengan begitu, rasio kecukupan investasi sebesar 110 persen.

MAG Insurance

Skala MAG Insurance bisa dibilang lebih kecil dibandingkan dengan Allianz. Namun, kinerjanya cukup menarik.

Sampai 2022, Mag Insurance memiliki aset senilai Rp4,72 triliun. Lalu, total klaim asuransi dari nasabahnya senilai Rp298,36 miliar. Denngan begitu, RBC Mag Insurance sebesar 1.583 persen.

Dari sisi RKI, Mag Insurance memiliki total investasi Rp2,45 triliun dengan kas dan bank senilai Rp77,4 miliar.

Lalu, Mag Insurance punya cadangan teknis senilai Rp2,46 triliun dengan porsi reasuransi Rp158,82 miliar dan utang klaim Rp3,78 miliar. Dengan begitu, rasio RKI Mag Insurance sebesar 117 persen.

Prudential

Prudential menjadi beberapa asuransi terbesar di Indonesia dari segi aset bersama Manulife dan Allianz.

Sampai 2022, Prudential memiliki aset Rp64,87 triliun. Dengan total klaim asuransi Rp4,81 triliun. Artinya, total RBC Prudential sebesar 1.348 persen.

Sepanjang 2022, Prudential mencatatkan investasi senilai Rp60,4 triliun. Dengan kas dan bank senilai Rp1,17 triliun. Lalu, cadangan teknis Rp57,06 triliun dan porsi reasuransi Rp48,35 miliar dan utang klaim Rp297,03 miliar. Dari situ, total rasio RKI prudential sebesar 107 persen.

Manulife

Sampai 2022, Manulife memiliki aset senilai Rp58,74 triliun. Dengan total klaim asuransi sepanjang 2022 senilai Rp8,13 triliun. Dengan begitu rasio RBC Manulife sebesar 722,56 persen.

Lalu, Manulife juga mencatatkan investasi senilai Rp51,57 triliun dengan kas dan bank Rp404 miliar. Cadangan teknis Manulife senilai Rp40,95 triliun, serta porsi reasuransi Rp471 miliar, dan utang klaim Rp40,9 miliar. Dengan begitu rasio RKI Manulife sebesar 129 persen.

Lippo Insurance

Lippo Insurance mencatatkan aset senilai Rp2,91 triliun pada 11 Maret 2023. Lalu, total klaim asuransi sepanjang tahun lalu senilai Rp1,66 triliun. Dari situ, RBC Lippo Insurance sebesar 175 persen atau masih di atas batas minimal 120 persen.

Lalu, Lippo Insurance juga mencatatkan investasi senilai Rp1,32 triliun dengan kas dan bank senilai Rp30,13 miliar. Lalu, cadangan teknisnya Rp1,78 triliun, porsi reasuransi Rp141 miliar dan utang klaim Rp23,22 miliar. Dari angka-angka itu rasio RKI Lippo Insurance 88,99 persen alias di bawah 100 persen. Ini perlu dipantau perkembangannya di kuartal I/2023 dan seterusnya apakah RKI-nya akan naik atau malah lanjut turun.

Kesimpulan

Salah satu risiko terbesar membeli asuransi kesehatan bukanlah tidak digunakan. Kalau asuransi kesehatan tidak digunakan kita mesti bersyukur berarti diberikan kesehatan. Masalahnya adalah ketika mau klaim manfaat asuransi, ternyata malah tidak dibayarkan.

Itulah pentingnya kita mencari asuransi yang punya RBC dan RKI di atas batas minimal. Sebenarnya RBC menggambarkan kemampuan asuransi menyelesaikan klaimnya dalam jangka panjang karena memasukkan aset investasi dan non-investasi. Aset non-investasi itu adalah aset yang tidak mudah dicairkan seperti bangunan dan sebagainya.

Di sisi lain, RKI fokus kepada kemampuan asuransi membayar klaim dalam jangka pendek karena hanya mengambil angka-angka di bagian aset investasi.

Kalau mau ngobrol-ngobrol soal asuransi kesehatan bisa hubungi kami dengan klik link di bawah ini ya.