Saham ASII Dapat Restu Buyback Rp8 triliun, Apakah Harganya Bisa Balik ke Rp6.000?

Saham ASII dapat restu buyback Rp8 triliun. Dalam rencana aksi korporasi itu, apakah saham ASII berpotensi balik ke Rp6.000 per saham?

Share
saham ASII

Mikirduit – Harga saham ASII sempat naik 5 persen dalam sehari pada perdagangan 16 Juli 2026 tepat sehari sebelum RUPSLB terkait rencana buyback senilai Rp8 triliun dilaksanakan. Lalu, dengan rencana buyback itu, apakah saham ASII bisa kembali ke Rp6.000-an per saham?

Dalam RUPSLB pada 17 Juli 2026, ASII mendapatkan restu untuk melakukan buyback senilai Rp8 triliun. Nantinya, periode buyback akan terjadi pada 20 Juli 2026 hingga 16 Juli 2027. Adapun, ASII tidak memberikan batasan harga buyback secara detail dalam rencananya kali ini.  

Tujuan ASII melakukan buyback kali ini antara lain untuk meningkatkan nilai jangka panjang bagi pemegang saham, serta mengoptimalkan penggunaan modalnya. 

Lalu, apakah aksi buyback ini akan membawa saham ASII bisa langsung ke Rp6.000-an per saham?

Buyback adalah salah satu aksi korporasi yang juga bisa memberikan nilai tambah bagi pemegang saham karena bisa mendorong harga di pasar. Hal itu disebabkan adanya serapan pembelian dalam skala yang lumayan (biasanya maksimal 10 persen dari total modal disetor) yang membuat supply lembar saham yang diperdagangkan menjadi lebih sedikit.

Hasilnya bisa berdampak dari berbagai sisi:

  • Supply saham yang diperdagangkan menjadi lebih sedikit sehingga bisa memicu kenaikan harga saham di pasar
  • Saham yang di-buyback akan masuk sebagai saham treasuri yang berarti jumlah lembar saham pembagi untuk laba bersih per saham menjadi lebih sedikit. Dari situ, ada potensi sedikit kenaikan dari segi laba bersih per saham. Misalnya, dalam saham ASII, laba bersih per saham-nya (dengan mengacu ke kinerja kuartal I/2026) bisa naik menjadi Rp149 dibandingkan dengan Rp146 per saham pada periode sebelum buyback. Tapi, angka itu bisa naik jika buyback sudah dieksekusi sepenuhnya.

Artinya, kenaikan jangka pendek yang terjadi (pada 16-17 Juli 2026) belum tentu akan langsung berlanjut tanpa henti. Kecuali, ASII langsung mengeksekusi aksi buyback sehingga ada demand beli yang cukup tinggi dari emiten tersebut.

Seberapa Besar Efek Aksi Buyback Terhadap Harga Saham?

Salah satu yang bisa menjadi contoh adalah aksi buyback dari UNTR dan CBDK. 

UNTR mengumumkan rencana buyback senilai Rp2 triliun pada 31 Maret 2026 dengan periode action sekitar 1 April 2026 - 30 Juni 2026. Dari total dana yang dianggarkan Rp2 triliun, UNTR hanya menggunakan Rp860 miliar selama 3 bulan. Artinya, rata-rata harga pembelian buyback UNTR sekitar Rp24.208 per saham.

Lalu, apa dampaknya terhadap kinerja harga saham UNTR?

Salah satu yang bisa menjadi contoh adalah aksi buyback dari UNTR dan CBDK. 

UNTR mengumumkan rencana buyback senilai Rp2 triliun pada 31 Maret 2026 dengan periode action sekitar 1 April 2026 - 30 Juni 2026. Dari total dana yang dianggarkan Rp2 triliun, UNTR hanya menggunakan Rp860 miliar selama 3 bulan. Artinya, rata-rata harga pembelian buyback UNTR sekitar Rp24.208 per saham.

Prospek Deretan Saham Stock Split, Dari RMKE, RAJA, Sampai MLPT
Sudah ada lima emiten melakukan stock split tahun ini, sebagian sudah selesai dan ada juga yang baru wacana. Siapa saja mereka? kira-kira gimana prospeknya?

Lalu, apa dampaknya terhadap kinerja harga saham UNTR?

Harga saham UNTR memang sempat naik 4,79 persen. Namun, kenaikan itu bukan didorong oleh aksi buyback. Soalnya, rata-rata pembelian harga buyback UNTR ada di Rp24.000 per saham. Sehingga, kami menilai transaksi buyback dilakukan pada akhir Mei sampai 30 Juni 2026 senilai Rp800 miliar.

Dalam transaksi itu, dampaknya terhadap kenaikan harga saham secara langsung tidak terjadi. Alasannya, pasar saham dalam tekanan jual yang besar. 

CBDK juga mengumumkan rencana buyback senilai Rp250 miliar pada 20 Mei 2026 - 19 Agustus 2026. Dari laporan perseroan per 1 Juli 2026, realisasi aksi buyback sekitar Rp55 miliar sehingga masih ada sisa dana sekitar Rp194 miliar.

Rata-rata harga pembelian saham buyback CDBK dari 20 Mei - 30 Juni 2026 sekitar Rp3.614 per saham. 

Hasilnya, tren harga saham CBDK sejak buyback pada 20 Mei 2026 hingga 17 Juli 2026 malah cenderung turun 14,57 persen. Hal ini juga berkaitan dengan tekanan jual yang terjadi di pasar saham Indonesia sepanjang Juni 2026.

💡
Butuh Tools dan Screener untuk analisis saham AS yang lengkap hingga AI yang sudah berbasis data yang kuat sehingga nggak halu? Tandanya kamu siap gas PROMO SPESIAL dari Investing Pro, DISKON 60% + 15% untuk pembaca Mikirduit, langsung coba sekarang dengan Klik di sini

Kesimpulan

Aksi buyback tidak bisa dijadikan alasan kuat untuk melakukan pembelian saham dengan ekspektasi harga saham akan naik dalam jangka pendek. Pasalnya, ada banyak variabel yang mempengaruhi fluktuasi harga saham dalam jangka pendek seperti:

  • Sentimen makro ekonomi dan geopolitik yang mempengaruhi aksi investor asing
  • Sentimen domestik yang juga mempengaruhi persepsi investor lokal
  • Aksi buyback yang belum tentu dilaksanakan dalam waktu dekat
  • Valuasi saham yang dianggap terlalu tinggi bisa membuat emiten menunda aksi buyback

Artinya, jika ingin mencari peluang cuan jangan fokus di rencana buyback-nya. Dari rencana buyback memang ada potensi kenaikan dalam jangka pendek karena ada ekspektasi kenaikan harga saham akibat persepsi pembelian langsung berlangsung. Meski, realitanya transaksi akan dilakukan sesuai dengan perhitungan tim yang melakukan buyback apakah harga sekarang sudah oke atau belum.

Jadi, fokusnya bukan ke aksi buyback-nya, tapi bagaimana valuasi saham tersebut saat ini bagi kamu yang investing, sedangkan bagi trader bisa perhatikan price action hingga teknikalnya dalam jangka pendek. Soalnya, realisasi aksi buyback tidak bisa diketahui kapan akan terjadi.

Mau Dapat Insight Saham Apapun yang Kamu Tanya untuk Membantu Conviction hingga Action Mulai dari Rp50 ribu per Bulan?

Dapatkan semua benefit Mikirsaham.com, join sekarang dan dapatkan deretan benefit yang membantumu investasi di saham seperti:

  • Stockpick Investing Saham Indonesia (Value, Dividen, Growth, Contrarian) Update per bulan
  • Stockpick mid-term (6 bulan - 2 tahun) saham US (NEW)
  • Stockpick trading mingguan untuk saham Indonesia
  • Insight Saham Komprehensif untuk saham Indonesia, US
  • Diskusi lebih nyaman di member area tanpa ada distraksi
  • Grup Diskusi WA (terpisah antara saham Indo, US, dan stockpick trading mingguan)
  • Hingga konsultasi private dengan founder kami

Langsung langganan dan pilih plan yang sesuai dengan kebutuhanmu sekarang dengan klik di sini

Jangan lupa follow kami di Googlenews dan kamu bisa baca di sini

💡
Disclaimer: artikel di sini hanya memberikan insight dan edukasi terkait pasar modal, bukan rekomendasi jual-beli.
join mikirsaham sekarang