3 Investor Asing Borong Saham Indonesia Meski Ada Drama MSCI Sepanjang Juni 2026, Ini Deretan Sahamnya

Berikut ini deretan saham-saham yang masih diborong 3 investor asing yang melakukan akumulasi jumlah saham terbanyak

Share
saham indonesia

Mikirduit – Investor asing seperti dana pensiun Malaysia melalui Employee Provident Fund Board, Bank of Singapore Ltd., hingga Morgan Stanley and Co Internasional melakukan aksi akumulasi di beberapa saham. Apa saja saham yang diakumulasi dan distribusi?

Tiga nama itu menjadi investor asing yang melakukan akumulasi jumlah saham terbesar hingga Akhir Juni 2026. Aksi akumulasi ini terjadi di tengah drama Indonesia yang masih dipantau untuk review status negaranya oleh MSCI hingga November 2026.

Lalu, apa saja saham yang diakumulasi oleh tiga investor asing tersebut?

Employees Provident Fund Board (Malaysia) Beli 5 Saham, Jual 6 Saham dengan total porto sebanyak 18 saham

Pertama, Employees Provident Fund Board mencatatkan aksi beli di 5 saham, yakni:

  • BBNI dibeli 107 juta lembar sehingga porsi kepemilikan meningkat menjadi 1,47 persen
  • BBRI dibeli 87 juta lembar sehingga kepemilikan naik menjadi 1,18 persen
  • ANTM dibeli 68 juta lembar saham sehingga kepemilikannya menjadi 2,3 persen
  • SIDO dibeli 53 juta lembar saham sehingga kepemilikannya menjadi 1,7 persen
  • TLKM dibeli 6,19 juta lembar sehingga kepemilikan menjadi 1,81 persen

DI luar itu, Employees Provident Fund Board juga melakukan aksi jual beberapa saham seperti:

  • MAPI dijual 8,21 juta lembar saham sehingga kepemilikannya turun menjadi 2,13 persen
  • AMRT dijual 118 juta lembar sehingga kepemilikannya turun menjadi 1,35 persen
  • JSMR dijual 11,65 juta lembar sehingga kepemilikannya turun 1,3 persen
  • BMRI dijual 4,34 juta lembar menjadi 1,26 persen
  • ASII dijual 24,46 juta lembar menjadi 1,22 persen
  • ICBP dijual 3,83 juta lembar dengan porsi kepemilikan turun menjadi 1 persen

Di luar itu, Employees Provident Fund Board masih melakukan hold (tidak jual atau beli sebagian) di beberapa saham seperti:

  • AKRA masih tetap pegang 647 juta lembar dengan porsi 3,23 persen
  • ANTM masih pegang 552 juta lembar dengan porsi 2,3 persen
  • INCO masih pegang 232 juta lembar dengan porsi kepemilikan 2,21 persen
  • ARNA masih pegang 124 juta lembar dengan porsi kepemilikan 1,69 persen
  • UNTR masih pegang 51 juta lembar dengan porsi kepemilikan 1,38 persen
  • ISAT masih pegang 432 juta lembar dengan porsi kepemilikan 1,34 persen
  • BRIS masih pegang 531 juta lembar dengan porsi kepemilikan 1,15 persen

Bank of Singapore Beli 9 Saham, Jual 1 Saham, dengan total porto 35 Saham

Kedua, Bank of Singapore Ltd. menambah porsi di 6 saham yang ada di IDX. Keenam saham itu antara lain:

  • ESSA dibeli 120 juta lembar dengan porsi kepemilikan naik menjadi 4,71 persen
  • BUMI dibeli 31,7 juta lembar dengan porsi kepemilikan menjadi 1,04 persen
  • BBLD dibeli 218.100 lembar saham dengan porsi kepemilikan menjadi 5,49 persen
  • MREI dibeli 177.500 lembar saham dengan porsi kepemilikan menjadi 6,53 persen
  • BAYU dibeli 55.000 dengan porsi kepemilikan menjadi 6,66 persen
  • PTSP dibeli 30.700 lembar saham dengan porsi kepemilikan 8,15 persen

Lalu, ada beberapa saham yang baru dibeli oleh Bank of Singapore:

  • AWAN baru dibeli 76,41 persen per Juni 2026. Porsi kepemilikan ini sebelumnya dimiliki PT Rajati Alia Kapital yang menjadi pengendali perseroan
  • DILD baru dibeli 4,97 persen
  • BMHS baru dibeli 1,64 persen

Beberapa saham yang dijual oleh Bank of Singapore antara lain:

  • ARII dijual sebanyak 1,5 juta lembar sehingga porsi kepemilikannya turun menjadi 2,67 persen

Lalu, posisi saham yang dimiliki Bank of Singapore dan masih di-hold atau belum ada aksi jual-beli antara lain:

  • DMMX dengan kepemilikan 1,06 miliar lembar dengan porsi 13,89 persen
  • MCAS dengan kepemilikan 83 juta lembar dengan porsi kepemilikan 9,57 persen
  • TFAS dengan kepemilikan 124 juta lembar dengan porsi kepemilikan 7,47 persen
  • NFCX dengan kepemilikan 40,29 juta lembar dengan porsi kepemilikan 6,04 persen
  • AMAR dengan kepemilikan 1,07 miliar lembar dan porsi 5,85 persen
  • CBUT dengan kepemilikan 140 juta lembar dan porsi kepemilikan 4,51 persen
  • YULE dengan kepemilikan 77 juta lembar dengan porsi kepemilikan 4,36 persen
  • PBSA dengan kepemilikan 126 juta lembar dan porsi kepemilikan 4,22 persen
  •  ENAK dengan kepemilikan 87 juta lembar dan porsi kepemilikan 4,05 persen
  •  VIVA dengan kepemilikan 594 juta lembar dan porsi kepemilikan 3,61 persen
  •  ELTY dengan kepemilikan 1,5 miliar lembar dan porsi kepemilikan 3,47 persen
  •  GGRP dengan kepemilikan 363 juta lembar dan porsi kepemilikan 3 persen
  •  MLPL dengan kepemilikan 429 juta lembar dan porsi kepemilikan 2,74 persen
  •  MAIN dengan kepemilikan 57 juta lembar dan porsi kepemilikan 2,55 persen
  •  ELPI dengan kepemilikan 181 juta lembar dan porsi kepemilikan 2,45 persen
  •  INKP dengan kepemilikan 131 juta lembar dan porsi kepemilikan 2,41 persen
  •  CARE dengan kepemilikan 755 juta lembar dan porsi kepemilikan 2,27 persen
  •  INDR dengan kepemilikan 14 juta lembar dengan porsi kepemilikan 2,21 persen
  •  KMTR dengan kepemilikan 169 juta lembar dan porsi kepemilikan 2,06 persen
  •  HYGN dengan kepemilikan 47 juta lembar dan porsi kepemilikan 1,88 persen
  •  MGLV dengan kepemilikan 33 juta lembar dan porsi kepemilikan 1,76 persen
  •  SPTO dengan kepemilikan 43 juta lembar dan porsi kepemilikan 1,62 persen
  •  MAPI dengan kepemilikan 244 juta lembar dan porsi kepemilikan 1,47 persen
  •  BLTA dengan kepemilikan 354 juta lembar dan porsi kepemilikan 1,41 persen
  •  INDX dengan kepemilikan 6 juta lembar dan porsi kepemilikan 1,37 persen
  •  ETWA dalam posisi lagi disuspensi. Kepemilikannya sekitar 55 juta lembar saham dan porsi kepemilikan 1,19 persen.
Adu Ekspansi Grup Sinarmas dan Grup Arsari di Sektor Jaringan Telko dan Data Center
Saham DSSA lagi ngebut konsolidasi aset Grup Sinarmas di sektor telekomunikasi agar fokus di perseroan hingga Grup Arsari yang baru saja akuisisi sebagian aset fiber optik ISAT. Siapa yang lebih menarik?

Morgan Stanley Beli 7 Saham, Jual 3 Saham, dengan Total Porto 15 Saham

Ketiga, Morgan Stanley yang melakukan aksi beli terhadap 5 saham di IDX. Kelima saham itu antara lain:

  •  PTRO dibeli 50,2 juta lembar dengan porsi kepemilikan naik menjadi 1,65 persen
  •  INCO dibeli 47,41 juta lembar dengan porsi kepemilikan naik menjadi 1,54 peren
  •  PWON dibeli 12,32 juta lembar dengan porsi kepemilikan naik 1,62 persen
  •  BIPI dibeli 12 juta lembar dengan porsi kepemilikan naik menjadi 1,99 persen
  •  EMAS dibeli 1,27 juta lembar dengan porsi kepemilikan naik menjadi 1,58 persen

Selain itu, ada beberapa saham yang dijual oleh Morgan Stanley di periode Juni 2026:

  •  FILM dijual 190.000 lembar sehingga porsi kepemilikan menjadi 10,43 persen
  •  MAPA dijual 3,77 juta lembar sehingga porsi kepemilikan turun menjadi 1,5 persen
  •  GOTO dijual 321 juta lembar sehingga porsi turun menjadi 1,26 persen

Beberapa saham yang baru dibeli oleh Morgan Stanley antara lain:

  •  RATU baru dibeli dengan porsi sekitar 1,36 persen
  •  MAPI baru dibeli dengan porsi 1,28 persen

Selain itu, Morgan Stanley masih memegang saham tanpa aksi-jual beli sepanjang Juni 2026 antara lain:

  •  POLY dalam kondisi saham disuspensi. Jumlah saham yang dimiliki 53 juta lembar yang setara 2,3 persen dari total saham tersebut
  •  JSPT dimiliki sekitar 34 juta lembar saham dengan porsi kepemilikan 1,51 persen
  •  HILL dimiliki sekitar 216 juta lembar saham dengan porsi kepemilikan 1,47 persen
  •  LPKR dimiliki sekitar 856 juta lembar saham dengan porsi kepemilikan 1,21 persen
  •  LCGP dalam posisi sahamnya lagi disuspensi. Morgan Stanley memiliki sekitar 61,8 juta lembar saham dengan porsi kepemilikan 1,1 persen.

Kalau mau data detail yang sudah kami olah bisa diakses di mikirsaham.com

Kamu Butuh Insight dan Ide Saham Jangka Menengah-panjang hingga Swing Trading dengan Biaya Mulai dari Rp1.600 per hari?

Dapatkan semua benefit Mikirsaham.com, join sekarang dan dapatkan deretan benefit yang membantumu investasi di saham seperti:

  • Stockpick Investing Saham Indonesia (Value, Dividen, Growth, Contrarian) Update per bulan
  • Stockpick mid-term (6 bulan - 2 tahun) saham US (NEW)
  • Stockpick trading mingguan untuk saham Indonesia
  • Insight Saham Komprehensif untuk saham Indonesia, US
  • Diskusi lebih nyaman di member area tanpa ada distraksi
  • Grup Diskusi WA (terpisah antara saham Indo, US, dan stockpick trading mingguan)
  • Hingga konsultasi private dengan founder kami

Langsung langganan dan pilih plan yang sesuai dengan kebutuhanmu sekarang dengan klik di sini

Jangan lupa follow kami di Googlenews dan kamu bisa baca di sini

💡
PROMO SPESIAL dari Investing Pro, DISKON 60% + 15% untuk pembaca Mikirduit. Dapatkan tools analisis saham dan mencari Idea hingga tools AI yang berbasis data lengkap dari Investing dengan Klik di sini
" target="_blank" rel="noopener"> Langganan Investing Pro