Saham GJTL ARA Pasca Rilis Lapkeu, Begini Analisis Prospeknya

Saham GJTL mencatatkan ARA pasca rilis lapkeu, memang sebagus apa laporan keuangan kuartal III/2023? cek di sini analisis lengkapnya

Saham GJTL ARA Pasca Rilis Lapkeu, Begini Analisis Prospeknya

Mikirduit – Saham PT Gajah Tunggal Tbk. atau GJTL mencatatkan auto rejection atas setelah rilis laporan keuangan kuartal III/2023 dan mencatatkan laba bersih. Apakah saham GJTL sudah menarik dibeli karena kembali meraih laba bersih? begini analisisnya. 

Jam 3 sore, 27 Oktober 2023, banyak yang kaget tiba-tiba saham GJTL melejit. Ada yang komentar, saham Lo Kheng Hong tuh begini, tiba-tiba otomatis naik. Namun, menurut saya kenaikan GJTL ini agak aneh. Di luar itu, apakah benar fundamental GJTL ini telah membaik? 

Jika sekadar melihat bottom line-nya, saham GJTL memang terlihat bagus setelah mencatatkan laba bersih Rp699 miliar dibandingkan dengan rugi Rp169 miliar. Namun, kita perlu telisik dulu juga, apa yang membuat GJTL mencatatkan laba bersih?

Pertama, salah satu pendorong laba bersih yang sehat berasal dari pertumbuhan pendapatan yang solid. Namun, di sini, GJTL mencatatkan penurunan pendapatan 1,4 persen menjadi Rp12,57 triliun. 

Kenapa pendapatan turun? penyebabnya ada penurunan penjualan ekspor sebesar 20,28 persen menjadi Rp2,98 triliun. Namun, penurunan terdalam berasal dari penjualan ekspor pihak terafiliasi sebesar 35,4 persen senilai Rp1,33 triliun. Untuk pendapatan ekspor pihak ketiga hanya turun 1,75 persen menjadi Rp1,65 triliun. 

Beruntungnya, market lokal masih tumbuh, meski di bawah 10 persen. Pertumbuhan penjualan lokal pihak ketiga naik 7,01 persen menjadi Rp9,76 triliun. Meski, penjualan lokal terafilaisi masih turun 19,76 persen menjadi Rp30,06 miliar. 

Dengan kata lain, kami simpulkan, pendapatan bukan pendorong utama laba bersih perseroan. 

Kedua, GJTL mencatatkan penurunan biaya produksi sebesar 12,76 persen menjadi Rp9,86 triliun. Penurunan biaya produksi ini yang membuat laba kotor GJTL naik 49 persen menjadi Rp2,57 triliun. 

Gross profit margin GJTL juga naik pesat menjadi 20,51 persen dibandingkan dengan 13,48 persen pada periode sama tahun lalu. 

Tingkat Kesehatan GJTL

Ketika bicara kesehatan perusahaan, kita akan fokus membahas bagaimana dengan utang dan risiko gagal bayar. Untuk mengetahuinya, kami akan melakukan dua tahap analisis. 

Pertama, GJTL punya empat pos utang berbunga yang masing-masing dua untuk jangka pendek dan panjang. 

Untuk utang jangka pendek, perseroan memiliki utang bank jangka pendek senilai Rp275 miliar. Lalu, utang jangka panjang yang jatuh tempo dalam satu tahun senilai Rp453 miliar. 

Untuk utang jangka panjang, GJTL punya utang obligasi Rp2,64 triliun dan utang bank jangka panjang Rp1,7 triliun. Jika ditotal, utang GJTL turun 12,83 persen menjadi Rp5 triliun. Dengan begitu, tingkat debt to equity rationya menjadi 0,64 kali. 

Lalu, apakah GJTL aman dari risiko gagal bayar utang?

Untuk mengetahui itu, kita masuk ke tahapan kedua untuk melihat peforma arus kas perseroan. Dengan kinerja laba bersih itu, GJTL memiliki arus kas operasional senilai Rp945 miliar, dengan free cash flow Rp511 miliar. 

Jumlah utang jangka pendek kurang dari 1 tahun GJTL lebih kecil dibandingkan dengan kas operasional perseroan. Jadi, perhitungannya sih harusnya aman, meski jika ada kejadian tidak terduga. 

Berarti menarik untuk dibeli? kita cek dulu valuasinya ya.

BACA JUGA: Begini Review Saham Milik Lo Kheng Hong

Kesimpulan

Ada beberapa fokus kami ketika melihat kinerja GJTL pada kuartal III/2023. 

Pertama, kinerja saat ini bisa positif karena ada penurunan biaya produksi. Di mana, biaya produksi GJTL cenderung berfluktuatif sesuai pergerakan harga komoditas  bahan baku. Sehingga, jika harga komoditas bahan baku naik lagi, kinerja GJTL berpotensi tertekan. 

Kedua, dengan risiko tersebut, posisi harga saat ini sudah cukup tinggi. Alasannya, secara price to book value GJTL berada di 0,38 kali sudah di atas rata-rata 5 tahunnya. 

Untuk itu, kami perkirakan saham GJTL akan menarik jika turun ke level PBV standard deviasi -1 di level 0,3 kali. Jika dikalikan dengan book value per share senlai Rp2.259 per saham, berarti harga GJTL yang menarik adalah sekitar Rp677 per saham. Jika ingin mengambil risiko 5 persen, berarti Rp710 per saham juga bisa beli. 

Jadi harus gimana? ya menurut kami lupakan saham GJTL cari saham murah lainnya. Meski, GJTL adalah saham Lo Kheng Hong, tapi posisi beli bisa jadi berbeda. untuk itu, mending cari calon saham mercy harga bajaj lainnya ya.

Mau dapat guideline saham dividen 2024?

Pas banget, Mikirduit baru saja meluncurkan Zinebook #Mikirdividen yang berisi review 20 saham dividen yang cocok untuk investasi jangka panjang lama banget.

Kalau kamu beli #Mikirdividen edisi pertama ini, kamu bisa mendapatkan:

  • Update review laporan keuangan hingga full year 2023 dalam bentuk rilis Mikirdividen edisi per kuartalan
  • Perencanaan investasi untuk masuk ke saham dividen
  • Grup Whatsapp support untuk tanya jawab materi Mikirdividen
  • Siap mendapatkan dividen sebelum diumumkan (kami sudah buatkan estimasinya)

 Yuk langsung join Mikirdividen DISKON LANGSUNG Rp100.000 klik di sini ya

Jangan lupa follow kami di Googlenews dan kamu bisa baca di sini