Menanti Right Issue PIPA senilai Rp400-an Miliar dan Kembalinya Tuah Noprian Fadli

Saham PIPA sudah dapat persetujuan melakukan right issue. Periode kuartal III/2026 sudah mulai berjalan selama 13 hari, jadi apakah saham ini jadi melakukan right issue?

Share
saham PIPA

Mikirduit – Saham-saham yang terkait Noprian Fadli seperti kehabisan bensin. Rencana aksi korporasi yang dipaparkan secara detail belum mampu mendorong harganya bangkit. Tuah Noprian Fadli yang membuat saham tidak terlalu likuid menjadi multibagger bak hilang ditelan bumi. Lalu, bagaimana nasib saham-saham yang dimiliki Morrison Capital dan Triple B?

Posisi saham-saham noprian fadli terbagi menjadi beberapa jenis, yakni:

  • Saham yang diinvestasikannya yang kemungkinan untuk dijual lagi seperti, PIPA, MEJA, EPAC
  • Saham yang dimiliki Noprian Fadli sebagai personal: NINE (kepemilikan saham sebagai komisaris), BRRC
  • Saham yang dimiliki entitas lainnya seperti ASHA
  • Saham yang status hubungannya belum diketahui, tapi diduga juga terkait dengan Noprian Fadli, GPSO dan LAPD (ada potensi sebagai klien-nya)

Ada karakter yang menarik dari saham-saham Noprian Fadli yang lagi melakukan aksi korporasi. Ada kecenderungan mengungkapkan detail rencana aksi korporasi.

Misalnya, saham PIPA yang mulai melakukan aksi korporasi pada pertengahan 2025, manajemen sudah menjelaskan beberapa poin yang cukup detail.

Beberapa hal itu seperti ketika public expose pada 9 September 2025, manajemen PIPA menjelaskan ada potensi injeksi aset senilai Rp3 triliun.

Lalu, dalam public expose lanjutan pada 19 Desember 2026, Noprian Fadli sebagai manajemen Morris Capital yang mengakuisisi PIPA memberikan keterangan lisan (yang tersedia di laporan hasil public expose) menjelaskan rencana transformasi PIPA setelah diakuisisi, yakni menjadi perusahaan migas. Lalu, mereka berencana right issue sekitar Rp400 miliar - Rp460 miliar pada kuartal III/2026.

💡
PROMO SPESIAL dari Investing Pro, DISKON 60% + 15% untuk pembaca Mikirduit. Dapatkan tools analisis saham dan mencari Idea hingga tools AI yang berbasis data lengkap dari Investing dengan Klik di sini

Begitu juga dengan saham MEJA yang diakuisisi Triple B. Dalam keterbukaan informasi material disebutkan, MEJA berencana right issue untuk melakukan share swap terkait rencana akuisisi PT Trimata Coal Perkasa.

Dalam keterbukaan itu dijelaskan rencana transaksi terjadi di kuartal III/2026 dengan kisaran harga pelaksanaan disebut sekitar Rp450 - Rp550 per saham.

Cerita yang lebih lawas ada di saham NINE (meski skemanya agak berbeda dengan MEJA dan PIPA). Emiten itu sudah mengumumkan rencana dua kali right issue untuk proses akuisisi dan injeksi aset milik Grup Poh. Dengan nilai right issue pertama cenderung kecil dan yang kedua baru mencapai triliunan rupiah. Namun, sampai detik ini, belum jelas bagaimana perkembangan rencana right issue tersebut.

Sementara itu, EPAC juga dalam proses akuisisi oleh Triple B, tapi prosesnya masih tahap negosiasi sehingga belum ada detail yang signifikan.

Efek Informasi Detail yang Implementasi-nya Lagging

Di sisi lain, strategi Noprian Fadli yang cenderung memberikan informasi cukup detail untuk aksi korporasi saham yang dimilikinya bak pedang bermata dua. Dalam jangka pendek, ketika informasi pertama kali diumumkan, strategi ini memang membuat kenaikan harga saham cukup signifikan.

Namun, dalam jangka menengah-panjang, strategi ini membuat saham tersebut kehilangan momentum.

Saham PIPA sempat mencatatkan kenaikan signifikan dari 15 April 2025 hingga 6 Oktober 2025 sebesar 3.900-an persen hingga harganya tembus Rp600-an per saham. Namun, akibat dari periode lagging dari informasi diumumkan hingga aksi korporasi dilakukan, serta dengan berbagai sentimen lainnya, harga saham PIPA dari 6 Oktober 2025 hingga 10 Juli 2026 telah turun 78 persen.

Begitu juga saham NINE yang mulai naik sejak akhir 2024 hingga Maret 2025 sebesar 4.696 persen. Dalam sekejap, harga saham NINE turun 83 persen dalam periode 20 Maret 2025 hingga 26 Juni 2025.

Menariknya, lonjakan saham NINE memunculkan gelombang kedua dengan total kenaikan sebesar 532 persen pada 25 Juni 2025 hingga 13 Januari 2026. Namun, setelahnya, harga saham NINE terus turun hingga 77 persen sampai 13 Juli 2026.

Harga saham tertinggi NINE sempat di atas Rp350 per saham.

Sementara itu, saham MEJA menjadi salah satu saham backdoor listing Noprian Fadli yang pergerakan harganya paling kalem.

Dalam kenaikan gelombang pertama, saham MEJA sempat naik 519 persen menjadi Rp182 per saham dalam periode 8 Agustus 2025 hingga 9 Januari 2026. Namun, itu menjadi kenaikan tertingginya, setelahnya terus konsolidasi dan sekarang berada di bawah Rp100 per saham.

11 Saham yang Terkait dengan Grup EMTK Setelah RANS dan JECX IPO, Begini Prospeknya
Ada 11 saham yang terkait dengan Grup EMTK setelah RANS dan JECX IPO. Kira-kira, apa saja saham-saham tersebut, dan bagaimana dengan prospeknya?

Perkembangan Rencana Aksi Right Issue PIPA

Untuk perkembangan rencana right issue PIPA, perseroan telah mendapatkan persetujuan dari RUPSLB sejak 25 Juni 2026.

Dalam RUPS Luar Biasa pada 25 Juni 2026 ini juga cukup menarik. Jadi, ada 4 mata acara dalam RUPS Luar Biasa itu, yakni perubahan nama perseroan, perubahan alamat lengkap perseroan, persetujuan atas peningkatan modal dasar perseroan, dan persetujuan melakukan right issue.

Nah, mata acara 1 hingga 3 ini batal digelar karena tidak kuorum. Baru, pada mata acara keempat terkait right issue kuorum dan menghasilkan sepakat terkait rencana right issue PIPA.

Adapun, 3 mata acara lainnya dibahas pada 8 Juli 2026 dan bisa terselesaikan dengan baik. 

Terkait periode jelang RUPS Tahunan dan Luar Biasa itu, saham PIPA sempat tersambar naik kencang. Tapi, hanya sesaat. Kenaikan itu muncul lagi terkait ekspektasi aksi right issue yang ada dalam mata acara.

Namun, hingga saat ini, detail prospektus right issue belum ada.

Beberapa clue yang dimiliki antara lain:

  • Aksi right issue dilakukan pada kuartal III/2026
  • Target dana right issue sekitar Rp400 miliar - Rp460 miliar
  • Nilai aset yang diinjeksi sekitar Rp3 triliun

Kira-kira, apakah realitanya akan berada di kisaran dari yang sudah disebutkan oleh pihak PIPA? 

Mau Dapat Insight Saham Apapun yang Kamu Tanya untuk Membantu Conviction hingga Action?

Dapatkan semua benefit Mikirsaham.com, join sekarang dan dapatkan deretan benefit yang membantumu investasi di saham seperti:

  • Stockpick Investing Saham Indonesia (Value, Dividen, Growth, Contrarian) Update per bulan
  • Stockpick mid-term (6 bulan - 2 tahun) saham US (NEW)
  • Stockpick trading mingguan untuk saham Indonesia
  • Insight Saham Komprehensif untuk saham Indonesia, US
  • Diskusi lebih nyaman di member area tanpa ada distraksi
  • Grup Diskusi WA (terpisah antara saham Indo, US, dan stockpick trading mingguan)
  • Hingga konsultasi private dengan founder kami

Langsung langganan dan pilih plan yang sesuai dengan kebutuhanmu sekarang dengan klik di sini

Jangan lupa follow kami di Googlenews dan kamu bisa baca di sini

join mikirsaham sekarang