AI ProPicks Catat Compounding Effect Hampir 2x Lipat Dibandingkan Kinerja IHSG Sejak Diluncurkan

Ada dua aturan dalam investasi saham, yakni hindari saham yang rugi dan cari saham pemenang. Berikut hasil dari AI Propicks by Investing Pro.

saham investing pro Ai propicks kinerja

Dalam investasi saham, ada dua aturan emas, yakni hindari saham yang akan rugi besar dan temukan saham pemenang. Ada Banyak investor hanya fokus pada salah satunya. Hasilnya? Mendapatkan satu atau dua multibagger, namun portofolio berakhir datar secara agregat. Investasi, bagaimanapun juga adalah sebuah maraton. 

Investasi adalah tentang melakukan pilihan-pilihan yang tepat bukan hanya dalam 1, 2, 3 bulan, namun juga terus menerus dalam 1, 2, 3 tahun, bahkan seterusnya. Investasi sangat menyukai konsistensi. Dalam investasi, konsistensi melahirkan efek Compounding. Tentunya kita ingat ujaran terkenal Albert Einstein mengenai efek Compounding ini:

"Compound interest is the eighth wonder of the world. He who understands it, earns it... he who doesn't... pays it.". 

Sayangnya, konsisten berinvestasi itu sulit, bahkan cukup melelahkan. Butuh komitmen besar dan fokus terus menerus untuk terus menerus ngulik dan update. Namun, tidak demikian dengan pengguna ProPicks AI, sebuah fitur stock pick dari InvestingPro. 

Pengguna ProPicks bisa tinggal salin daftar portofolio yang di-rebalancing tiap tanggal 1 di awal bulan, pukul 19.00 WIB. Pada rebalancing rutin bulanan ini, terdapat saham-saham yang dikeluarkan dan dimasukkan dalam daftar saham. Investor tinggal salin daftar tersebut dalam portofolio masing-masing pada hari trading berikutnya. 

Lalu apa buktinya ProPicks layak menjadi salah satu referensi investasi?

Sejak launching pada Q4 2025, performa saham-saham pilihan AI ProPicks jauh mengungguli kinerja IHSG. Bahkan, hanya dalam 3 bulan, Compounding Effect saham-saham ProPicks hampir 2x lipat lebih tinggi dari kinerja IHSG. 

Mari simak lebih lanjut. Berikut adalah perbandingan Cumulative Return (Keuntungan Kumulatif) sepanjang Q4 2025 (Oktober - Desember):

Kinerja investing pro

Sekilas, selisih 4% tidak signifikan. Namun, coba bayangkan dua orang investor, Budi dan Andi, masing-masing memulai Q4 (Oktober) dengan modal Rp 50 Juta.

  • Budi (Investasi Mengikuti Pasar/IHSG): Dengan pertumbuhan +6,96%, uang Budi tumbuh menjadi Rp 53.480.000. Return: Rp 3,4 Juta. Bolehlah.
  • Andi (Mengikuti Strategi AI ProPicks): Dengan pertumbuhan +11,65%, uang Andi melesat menjadi Rp 55.825.000. Return: Rp 5,8 Juta.

Dalam waktu hanya 3 bulan, Andi mengantongi tambahan profit Rp 2,3 Juta lebih banyak daripada Budi, hanya dengan menyalin strategi yang lebih cerdas. Uang "selisih" Rp 2,3 Juta ini saja sudah dua kali lipat lebih besar dari biaya langganan InvestingPro setahun. Artinya, strategi ini membiayai dirinya sendiri.

Selain itu, dengan menggunakan ProPicks, Andi pun dapat berinvestasi dengan tenang.

Jangan lupa, IHSG pada Q4 2025 menghadapi berbagai tarik-menarik antara tekanan global dan katalis domestik. Pasar mengawali kuartal dengan berat akibat sentimen risk-off yang dipicu oleh shutdown pemerintah AS dan ketidakpastian arah kebijakan The Fed, membuat bulan Oktober penuh gejolak. 

Namun, IHSG perlahan menemukan pijakan pemulihan berkat stimulus domestik, terutama langkah strategis Bank Indonesia memangkas suku bunga ke level 4,75% yang memberi nafas segar bagi likuiditas pasar. Situasi pasar semakin dinamis menjelang akhir tahun, diwarnai oleh rotasi dana masif akibat rebalancing indeks MSCI di bulan November serta tradisi window dressing di bulan Desember. 

Volatilitas IHSG dapat cukup melelahkan dan menyita perhatian, serta menjadi salah satu risiko khususnya bagi para investor yang juga memiliki kesibukan lain. 

Mulai Tahun 2026 dengan Strategi Pemenang

Kuartal 4 sudah berakhir, dan data membuktikan siapa pemenangnya. Sekarang, pertanyaan terpentingnya adalah: 

Saham apa yang dipilih AI ProPicks untuk mengawali Januari 2026?

Rebalancing awal tahun telah dilakukan. AI telah menyaring ribuan saham dan menetapkan pilihan terbarunya untuk bulan ini. Jangan biarkan portofolio Anda tertinggal di tahun yang baru.

Untuk Pengguna ProPicks dari InvestingPro: Buka Daftar Saham ProPicks Edisi Januari, klik di sini

Belum Berlangganan InvestingPro: Nikmati Promo Spesial dari MikirDuit dan dapatkan tambahan diskon 15% + Promo Tahun Baru 55% (Klik di Sini, Waktu Terbatas!)

Jika Anda belum berlangganan InvestingPro dan belum menggunakan ProPicks, jangan menebak-nebak lagi. Gunakan teknologi yang terbukti mampu mengalahkan pasar secara konsisten.

Dapatkan akses penuh ke InvestingPro (termasuk fitur ProPicks) dengan penawaran spesial awal tahun.

Hanya dengan modal kurang dari Rp 1 Juta per tahun, Anda mendapatkan:

  1. Daftar Saham Pemenang tiap bulan (seperti ENRG yang naik +33% di Desember saja).
  2. Peringatan Dini untuk menghindari saham busuk (seperti GGRM yang amblas -10% di November saja).
  3. Data Finansial Lengkap untuk analisa mandiri.

Amankan portofolio 2026 Anda dengan data, bukan perasaan.

[Sambut Diskon InvestingPro & Lihat Saham Pilihan Januari Sekarang!]

Disclaimer: 

ProPicks adalah fitur stock pick dari InvestingPro dan hanya dapat bermanfaat jika dipergunakan sesuai dengan petunjuk yang berlaku.