saham
Memahami Deretan Peluang dan Risiko Saham CPO yang Lagi Berfluktuasi
Saham CPO mulai terjun dari pucuknya sejak harga CPO juga turun. Ditambah ada bencana banjir dan longsor di Sumatra. Lalu, bagaimana prospek saham CPO ke depannya?
saham
Saham CPO mulai terjun dari pucuknya sejak harga CPO juga turun. Ditambah ada bencana banjir dan longsor di Sumatra. Lalu, bagaimana prospek saham CPO ke depannya?
saham
Window Dressing menjadi momentum yang ditunggu-tunggu, tapi dalam 2 tahun hasilnya mengecewakan. Ekspektasi saham blue chip bobot besar ke IHSG bisa naik, tapi malah saham konglo yang naik. SImak ulasannya di sini
saham
Kami sempat rilis 19 saham pilihan bottom fishing dari skala micro hingga middle caps. Lalu bagaimana nasibnya sekarang, serta apa pilihan saham terbarunya?
saham
Skandal An Shaohong bikin heboh tiga saham, yakni LABA, KRYA, dan OLIV. Pasalnya, An Shaohong yang jadi DPO di China itu menjadi komisaris dan direksi di ketiga saham tersebut. Lalu, apakah ini jadi jalan akhir era saham backdoor listing?
saham
Saham batu bara terus dihajar sentimen yang membuat harga sahamnya terus tertekan. Lalu, bagaimana prospek saham batu bara ke depannya?
saham
Saham perbankan selama ini gerak-nya masih laggard dibandingkan saham konglo tahun ini, padahal IHSG sudah melaju kencang tembus ATH beberapa kali. Akankah window dressing jadi saatnya rotasi sektoral dari konglo ke sektor bank?
saham
Kami melihat ARCI dan BRMS menjadi perusahaan emas yang tidak terlalu dampak dari kenaikan bea ekspor yang akan diterapkan pada 2026. Kira-kira gimana prospeknya dua saham emiten emas itu? masih menarik diakumulasi?
Notasi
EXCL menjual saham MORA yang sudah di Rp8.000-an hanya dengan Rp432 per saham di pasar nego. Lalu, apa yang sebenarnya terjadi?
investasi
Saham DEWA, BUMI, dan KETR memiliki kesamaan, yakni sahamnya lagi dijual pemegang saham di atas 5 persen, hingga pengendali, tapi harga sahamnya lanjut meroket. Ada apa dibaliknya? dan bagaimana arah selanjutnya?
makro
IHSG sudah naik hampir 22 persen sepanjang tahun berjalan. Namun, apakah ini sebuah tanda bagus atau malah ada risiko market yang berpotensi terjadi ke depannya?
saham
Saham INET mengakui rencana right issuenya masih nyangkut di OJK. Lalu, perseroan membeberkan rencana besar untuk mendorong kinerjanya dalam public expose pada 1 Desember 2025. Berikut, rencana besarnya
saham
PANI merevisi aksi right issuenya, hal paling signifikan harga pelaksanaan di Rp12.975 per saham dari sebelumnya Rp15.000 per saham. Lalu, bagaimana efeknya ke saham PANI?