Guideline Strategi untuk Menangkap Peluang Cuan di Saham Saat Musim Dividen Tiba
Maret menjadi bulan pembuka musim dividen. Beberapa saham bank besar sudah umumkan pembagian dividen. Lalu, bagaimana strategi saham untuk menangkap peluang di musim dividen?
Mikirduit – Musim dividen telah tiba, sudah ada 4 saham yang mengumumkan pembagian dividen hingga 13 Maret 2026. Lalu, bagaimana strategi untuk bisa mendapatkan peluang di saham dividen tahun ini? Kami buatkan guidance-nya di sini.
Key Takeaways
- Ada tiga strategi utama dalam memanfaatkan musim dividen: trading jelang cum-date untuk capital gain cepat, akumulasi setelah ex-date untuk dividen jangka panjang, atau kombinasi keduanya dengan strategi lump sum bertahap.
- Dalam memilih saham dividen, investor sebaiknya tidak hanya melihat dividend yield, tetapi juga memperhatikan dividend payout ratio idealnya di bawah 80 persen agar masih ada ruang pertumbuhan nilai buku dan capital gain.
- Hingga 13 Maret 2026, empat saham yang sudah mengumumkan dividen tahun buku 2025 adalah ELPI, HAIS, BBNI, dan BBCA dengan dividend yield berkisar sekitar 1,2 persen hingga 8,2 persen.
Sebelum membahas strategi saham dividen, kami akan memberikan beberapa hal yang wajib diperhatikan agar kamu paham dalam pembahasan strategi nantinya.
- Dividen yang diputuskan dalam RUPS tahunan adalah dividen final dari tahun buku terkait. Untuk dividen interim, tidak perlu meminta persetujuan RUPS tahunan terlebih dulu
- Cum-date: periode jika kamu beli sahamnya masih dapat hak dividen, tapi kalau jual tidak dapat hak dividen
- Ex-date: periode jika kamu beli sahamnya sudah tidak dapat hak dividen, tapi jika jual sahamnya masih dapat hak dividen
- Payment date: periode pembayaran dividen
- Dividend payout ratio: total pembagian dividen yang dibagikan dari laba bersih
- Dividen per saham: dividen per saham yang dibagikan kepada pemegang saham
- Dividend yield: tingkat keuntungan dari dividen dibagi dengan harga saham terakhir
Lalu, bagaimana strategi untuk saham dividen jelang musim-nya ini?
Ada beberapa cara yang bisa kamu gunakan:
Pertama, jika ingin mengejar harga setelah mendapatkan kepastian tingkat dividen, artinya kamu bisa membeli dan menjualnya jelang cum-date. Apalagi, jika keuntungan saat pengumuman hingga jelang cum-date sudah lebih besar dibandingkan dengan tingkat dividend yield. Sehingga posisi terbaik adalah menjualnya terlebih dulu. Soalnya, harga saham cenderung memiliki probabilitas mengalami penurunan setara hingga lebih besar dari tingkat dividend yield pada saat ex-date. Biasanya, saham-saham yang bervolatilitas jelang cum-date memiliki tingkat dividen dengan yield di atas 7 persen.
Kelebihan strategi ini, kamu bisa mendapatkan capital gain yang cepat, kekurangannya tidak mendapatkan dividen.
Kedua, jika ingin mendapatkan dividen yang optimal dengan meredam risiko capital loss yang signifikan, kamu bisa mulai cicil saham-nya saat periode ex-date atau penurunan signifikan. Namun, masuknya cenderung bertahap karena targetnya adalah dividen selanjutnya (antara interim di semester kedua atau tahunan di tahun depannya lagi). Sehingga ada risiko harga saham berfluktuasi menjadi lebih murah.Syarat penting dalam strategi ini adalah emiten terkait memiliki prospek pertumbuhan kinerja laba bersih yang masih menarik sehingga dividen tahun selanjutnya tetap optimal. Strategi ini bisa kamu gunakan juga untuk saham-saham yang berada di-siklus bawah atau saham defensif yang punya dividen menarik dengan periode hold lebih dari 1 tahun.
Kelebihan strategi ini, kamu bisa mendapatkan dividen dengan tingkat yield yang menarik jika laba bersih emiten bertumbuh. Kekurangannya, kamu harus sabar menunggu dividen selanjutnya alias butuh waktu yang cukup lama hingga 1 tahun ke depan.
Ketiga, jika ingin mendapatkan dividen secepatnya dengan manajemen risiko capital loss yang signifikan saat ex-date bisa menggunakan strategi lump sum bertahap. Jadi, saat pengumuman dividen dengan kondisi harga saham belum naik signifikan, kamu bisa masuk 30-50 persen modal (sesuai kondisi valuasi saham terkait). Nantinya, kamu baru mulai tambah bertahap setelah ex-date dengan kondisi cicil bertahap di harga yang lebih rendah. Syarat untuk strategi ini juga sama dengan strategi kedua, yakni prospek kinerja laba bersih di tahun selanjutnya punya peluang bertumbuh.
Kelebihan dari strategi ini, kamu bisa mendapatkan dividen dengan cepat meski tidak 100 persen alokasi modal, serta mengatur posisi harga rata-rata untuk tingkat yield dividen yang lebih menarik di tahun selanjutnya. Kekurangannya, kamu harus sabar karena untuk keuntungan optimal dari dividen masih butuh waktu.
Catatan tambahan dalam memilih saham dividen, selain melihat dari tingkat dividend yield, kami sarankan juga melihat dari segi dividend payout ratio. HIndari saham yang membagikan dividen di atas 80 persen. Alasannya, potensi capital gain-nya cenderung terbatas karena seluruh laba menjadi dividen. Sehingga ruang untuk unlock value lebih tinggi menjadi rendah mengingat tingkat book value per share-nya akan cenderung stagnan.
Sehingga, kami sarankan untuk memilih saham dividen dengan yield tinggi dan juga payout ratio masih di bawah 80 persen.

4 Saham yang Sudah Umumkan Dividen 2026
Kami mencatat ada 4 saham yang sudah mengumumkan dividen tahun buku 2025 di Maret 2026. Keempat saham itu antara lain:
Pertama, ELPI memutuskan pembagian dividen Rp17 per saham. Jika menggunakan asumsi harga saham per 13 Maret 2026 tingkat yield sekitar 1,2 persen. Periode cum-date pada 17 Maret 2026, sedangkan ex-date pada 25 Maret 2026. Actual dividen itu agak di atas ekspektasi kami yang memperkirakan sekitar Rp11,51 per saham.
Kedua, HAIS membagikan dividen Rp9,95 per saham. Jika menggunakan asumsi harga saham per 13 Maret 2026, tingkat yield sekitar 4,78 persen. Periode cum-date pada 25 Maret 2026, sedangkan ex-date pada 26 Maret 2026. Actual dividen itu di bawah ekspektasi kami yang sempat memperkirakan sekitar Rp10,94 per saham.
Ketiga, BBNI membagikan dividen Rp349 per saham. Jika menggunakan asumsi harga 13 Maret 2026 tingkat yield sekitar 8,2 persen. Periode cum-date pada 17 Maret 2026, sedangkan ex-date pada 25 Maret 2026. Actual dividen itu sedikit di bawah ekspektasi kami yang memperkirakan di Rp352 per saham.
Keempat, BBCA mengumumkan pembagian dividen final sekitar Rp281 per saham. Jika menggunakan asumsi harga per 13 Maret 2026, berarti tingkat dividend yield sekitar 4 persen. Periode cum-date pada 27 Maret 2026, sedangkan ex-date pada 30 Maret 2026. Actual dividen itu di atas ekspektasi kami yang memperkirakan di Rp260 per saham.
Kami Sudah Rilis Proyeksi Dividen dari 99 Saham yang Sudah Rilis Lapkeu hingga 13 Maret 2026 di Mikirsaham
Kamu bisa dapatkan semuanya di Mikirsaham.com, join sekarang dan dapatkan deretan benefit yang membantumu investasi di saham seperti:
- Stockpick Investing Saham Indonesia (Value, Dividen, Growth, Contrarian) Update per bulan
- Stockpick mid-term (6 bulan - 2 tahun) saham US (NEW)
- Stockpick trading mingguan untuk saham Indonesia
- Insight Saham Komprehensif untuk saham Indonesia, US, Aksi korporasi, dan IPO
- Event online bulanan
- Grup Diskusi WA (terpisah antara saham Indo, US, dan stockpick trading mingguan)
- Hingga konsultasi private
Langsung langganan dan pilih plan yang sesuai dengan kebutuhanmu sekarang dengan klik di sini
Jangan lupa follow kami di Googlenews dan kamu bisa baca di sini
