4 Fakta yang Muncul Bersamaan dengan Lonjakan Saham DSSA

Saham DSSA bergerak makin moncer, tembus rekor tertinggi sepanjang masa, bahkan sempat ke level Rp100.000 per saham secara intraday. Kira-kira ada sentimen apa yang mempengaruhi? 

saham DSSA

Mikirduit - Saham emiten grup Sinarmas, PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) berhasil menembus level All Time High (ATH) pada perdagangan Kamis (28/8/2025), bahkan sempat menyentuh posisi tertinggi di Rp100.000 per saham secara intraday. Kira-kira ada sentimen apa yang mempengaruhi pergerakan moncer saham ini?

Highlight
  • Saham DSSA sempat menembus rekor All Time High di Rp100.000 per saham setelah naik lebih dari 150% sejak awal tahun, mencatatkan salah satu tahun terbaik sejak IPO.
  • Katalis utama reli harga DSSA adalah ekspansi agresif ke energi baru terbarukan, termasuk proyek panas bumi hingga 440 MW dan pabrik panel surya bersama Trina Solar serta PLN.
  • Selain EBT, DSSA juga diversifikasi ke bisnis data center senilai Rp4,9 triliun dan pendanaan ke Vidio, yang berpotensi menambah sentimen positif jika IPO terealisasi.
  • Untuk diskusi saham secara lengkap, pilihan saham bulanan, dan insight komprehensif untuk member, kamu bisa join di Mikirsaham dengan klik link di sini

Sejak awal tahun, saham DSSA sudah terbang lebih dari 150%, menandai salah satu tahun terbaik sepanjang perjalanan perseroan sejak melantai di bursa pada 2009 silam di harga Rp1.500 per saham. 

DSSA Makin Serius Garap Energi Hijau

Katalis utama reli harga DSSA datang dari keseriusannya menggarap energi baru terbarukan (EBT), sektor yang sedang jadi sorotan pasar sepanjang 2025. Tahun lalu, DSSA berhasil memenangkan lelang tiga Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP), yaitu Cipanas, Cisolok, dan Nage, dengan potensi kapasitas sekitar 140 Mega Watt (MW) yang ditargetkan beroperasi komersial pada 2029.

Tak hanya panas bumi, DSSA juga merambah bisnis tenaga surya. Lewat joint venture dengan Trina Solar dan PLN Indonesia Power Renewables, DSSA membangun pabrik panel surya di Kendal, Jawa Tengah. Fasilitas ini memiliki kapasitas produksi awal 1 GW per tahun, dengan target ekspansi hingga 3 GW pada 2030. 

Transformasi ini menunjukkan pergeseran strategis DSSA, dari perusahaan yang lekat dengan batubara dan PLTU, kini beralih membangun portofolio EBT yang lebih berkelanjutan. Kombinasi panas bumi dan tenaga surya memberi DSSA pijakan kuat untuk menjadi bagian penting dalam transisi energi nasional.

Prospek Pengembangan EBT Geothermal 440 MW 

Terbaru, DSSA kembali mengumumkan langkah besar dengan menggandeng FirstGen Geothermal Indonesia, bagian dari raksasa energi Filipina Energy Development Corporation (EDC), sekaligus salah satu pengembangan panas bumi teringrasi terbesar di dunia. 

Joint venture (JV) antara DSSA dan FirstGen dengan porsi kepemilikan 50:50 ini menargetkan pengembangan enam lapangan panas bumi di Jawa Barat, Flores, Jambi, Sumatra Barat, dan Sulawesi Tengah dengan total kapasitas hingga 440 MW. Target ini naik tiga kali lipat daripada target tahun lalu setelah menang lelang sebanyak 140 MW. 

Jika proyek ini terealisasi, DSSA akan langsung menempati posisi tiga besar pemain geothermal di Indonesia setelah BREN dan PGEO, menyalip Medco yang saat ini memiliki sekitar 365 MW lewat proyek Sarulla di Sumatra Utara dan Ijen di Jawa Timur.

Rahasia Peter Lynch Dalam Menentukan Waktu Jual-Beli Saham
Salah satu yang masih sering jadi dilema bagi para investor saham ada periode waktu jual-beli saham. Saat beli bingung kapan yang tepat, bahkan saat saham sudah cuan juga galau jual atau hold. Siapa yang begini?

DSSA Lagi Bangun Data Center Bersama KIRA di Jakarta Selatan

DSSA juga tengah menggarap proyek Data Center bersama Korea Investment Real Aset Management (KIRA). DSSA disebut sudah membeli tanah milik BSDE seluas 8.516 meter persegi yang berada di Jakarta Selatan senilai Rp617 miliar.

Proyek data center bernama SMX01 itu sudah diumumkan rencana pembangunannya sejak Maret 2025. Total investasi di bisnis data center itu diperkirakan sekitar Rp4,9 triliun. Nantinya, data center DSSA ini diperkirakan beroperasi pada pertengahan 2026.

Yuk daftar sekarang sebelum kehabisan kuotanya

DSSA Berikan Pendanaan ke Vidio, Anak Usaha SCMA

DSSA melalui PT DSST Video Gemilang juga kembali menambah investasinya d i Vidio senilai Rp32,8 miliar pada Mei 2025. Sebelumnya, DSSA juga sempat berinvestasi sekitar 25 juta dolar AS di Vidio.com pada Juni 2022.

DI sisi lain, Vidio juga digadang-gadang bakal melakukan IPO dengan syarat tertentu seperti jika penggunanya sudah 8 juta pengguna berbayar.

Jika Vidio melakukan IPO, harga saham DSSA berpotensi ikut tersulut bersama Grup EMTK (termasuk SCMA).

Kesimpulan

Saham DSSA memang lagi jadi primadona berkat story ekspansi besar-besaran ke sektor EBT, mulai dari panas bumi hingga panel surya. Prospek jangka panjangnya jelas menarik karena sejalan dengan tren transisi energi. 

Namun, jangan lupa, secara harga saham ini sudah mencetak rekor baru dan kenaikannya lebih dari 150% sejak awal tahun. Artinya, ruang kenaikan tentu ada, tapi risiko koreksi juga makin besar karena aksi profit taking bisa datang kapan saja.

Selain itu, perhatikan juga likuiditas DSSA yang terbatas. Sehingga, penting untuk tidak terbawa FOMO. Lebih bijak menunggu fase konsolidasi atau koreksi sehat agar bisa masuk di level harga yang lebih ideal, sehingga potensi keuntungan lebih optimal dengan risiko yang lebih terukur. Itu pun jika kamu benar-benar tertarik saham ini.

Siap-siap Bakal Rilis Pilihan Saham Bulanan dan Digest untuk September 2025

Join mikirsaham untuk mendapatkan detail plan investasi saham. Kamu juga bisa diskusi saham real-time, insight saham yang menarik, hingga pilihan saham bulanan. Mau dapat list lengkapnya sekaligus konsultasi dengan Mikirduit? yuk join Mikirsaham sekarang juga dengan klik di sini dan dapatkan semua benefit ini:

  • Pilihan saham dividen, value, growth, dan contrarian
  • Kamu bisa tanya lebih detail alasan pemilihan saham tersebut
  • Curhat soal kondisi porto-mu
  • Update perkembangan market secara real-time
  • Konfirmasi isu yang kamu dapatkan dan impact-nya ke saham terkait

Semua itu bisa didapatkan dengan gabung Mikirsaham, Join sekarang dengan klik di sini

Jangan lupa follow kami di Googlenews dan kamu bisa baca di sini

💡
Mau Fitur Propicks AI untuk Mendapatkan Stockpick Saham AS yang Menarik, serta data harga wajar saham di Indonesia hingga AS, kamu bisa dapatkan semua itu klik link di sini